Jakarta (ANTARA) - Polisi memberlakukan rekayasa lalu lintas imbas banjir di kolong Ring Road Puri Kembangan, Jakarta Barat, yang memicu kemacetan parah di kawasan tersebut, Selasa.

Wakasat Lantas Polres Jakarta Barat, AKP Muhammad Ilham mengatakan, rekayasa lalu lintas dilakukan dengan menutup sementara akses kendaraan dari Tol Jakarta–Tangerang yang hendak menuju Ring Road Puri.

“Yang dari tol arah Jakarta-Tangerang menuju Ring Road kita tutup dulu supaya mengurangi kepadatan di lokasi banjir ini,” kata Ilham di Jakarta, Selasa.

Sementara itu, arus lalu lintas dari jalur lain masih terpantau normal meski bergerak lambat akibat efek antrean kendaraan di sekitar genangan.

Sebagai upaya penanganan, aparat gabungan berkekuatan sekitar 50 personel dikerahkan untuk mengatur lalu lintas sekaligus membantu penanganan banjir.

“Kami sudah berkoordinasi, ada sekitar 20 personel dari kami, dan total gabungan mungkin lebih dari 50 personel dari berbagai instansi,” tutur Ilham.

Selain pengaturan lalu lintas, penanganan genangan juga dilakukan melalui penyedotan air oleh Suku Dinas Sumber Daya Air (Sudin SDA) Jakarta Barat.

Pantauan ANTARA di lokasi pada pukul 11.00 WIB, arus lalu lintas dari Cengkareng menuju Kembangan maupun arah sebaliknya macet hingga padat merayap.

Banjir setinggi 60-80 sentimeter (cm) membuat sejumlah kendaraan tertahan di bawah kolong tol.

Selain itu, ratusan sepeda motor yang nekat menerobos banjir berakhir mogok hingga menumpuk di pinggir Jalan Outer Ring Road arah Cengkareng.

Kondisi itu membuat arus lalu lintas Jalan Kembangan Raya dan Jalan Outer Ring Road macet parah.

Kemacetan terpantau padat mulai pukul 09.00 WIB, ketika volume kendaraan meningkat di tengah kondisi jalan yang tergenang.

Tak ayal klakson kendaraan saling bersahutan. Senggolan antarkendaraan dan adu mulut antarpengendara pun tak terhindarkan.

Hal itu diakibatkan banyak roda dua yang mencoba putar balik mencari jalur alternatif di tengah lalu lintas yang padat merayap.