51.000 Wisatawan Berlibur di Banyuwangi selama Long Weekend, Argo Wisata Tamansuruh Paling Ramai
Alga W May 05, 2026 02:14 PM

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Aflahul Abidin

TRIBUNJATIM.COM, BANYUWANGI - Libur panjang pada akhir pekan lalu, berdampak positif bagi pelaku jasa wisata di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur (Jatim).

Puluhan ribu wisatawan berlibur di berbagai destinasi wisata di Kabupaten ujung timur Pulau Jawa tersebut.

Baca juga: Tabrak Truk di Gresik dari Arah Berlawanan, Pemotor Asal Lamongan Tewas Seketika di Tempat

Data Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Banyuwangi mencatatkan, sebanyak 51.575 wisatawan tercatat berlibur selama libur panjang akhir pekan mulai 1-3 Mei 2026.

Jumlah tersebut terbagi atas 50.719 wisatawan dalam negeri dan 856 wisatawan mancanegara.

Mereka mengunjungi berbagai destinasi wisata yang tersebar di berbagai tempat di Banyuwangi.

Destinasi wisata yang paling banyak didatangi oleh wisatawan, berdasarkan catatan Disbudpar Banyuwangi, adalah Argo Wisata Tamansuruh (AWT) di Desa Tamansuruh, Kecamatan Glagah.

Destinasi yang baru di-branding ulang ini dikunjungi oleh 8.037 wisatawan dalam tiga hari libur.

Destinasi wisata lain yang tak kalah menarik bagi wisatawan adalah Hutan De Djawatan di Desa Benculuk, Kecamatan Cluring.

Tempat wisata yang terkenal dengan hutan trembesi ikonik tersebut menarik 7.254 wisatawan untuk datang.

Destinasi wisata lain yang juga dikunjungi banyak wisatawan adalah Pantai Marina Boom.

Pantai di Kelurahan Kampung Mandar, Kecamatan/Kabupaten Banyuwangi, tersebut dikunjungi oleh 5.883 wisatawan.

Plt Kepala Disbudpar Banyuwangi, Hartono mengatakan, tingginya wisatawan yang datang selama libur panjang jadi bukti.

Bahwa Banyuwangi masih menjadi pilihan utama wisatawan untuk berlibur.

"Ini juga membuktikan bahwa diversitas destinasi Banyuwangi mulai dari wisata buatan, alam, hingga pantai, tetap menjadi daya tarik utama," kata Hartono, Selasa (5/5/2026).

Karena itu pula, pihaknya akan mengupayakan penyempurnaan layanan dan infrastruktur dalam kepariwisataan di Banyuwangi.

Hal itu diharapkan bakal membuat wisatawan makin betah saat berlibur.

"Banyuwangi berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas dan standar wisata agar setiap pengunjung mendapatkan pengalaman yang aman, nyaman, dan berkesan selama berada di sini," ujar dia.

Tingginya wisatawan yang berkunjung ke Banyuwangi juga berdampak pada berbagai sektor lain, salah satunya sektor perhotelan.

Selama libur panjang, tingkat okupansi sejumlah hotel dan penginapan meningkat antara 80 persen hingga 100 persen.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.