79 Pelajar DIY Bersaing Ketat dalam Seleksi Paskibraka 2026, Integritas Jadi Penilaian Utama
Muhammad Fatoni May 05, 2026 03:14 PM

 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Sebanyak 79 pelajar dari tingkat kabupaten/kota se-Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengikuti Seleksi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Provinsi dan Nasional tahun 2026.

Seleksi ini tidak sekadar menguji keahlian baris-berbaris, melainkan menuntut kedisiplinan, integritas, dan wawasan kebangsaan yang kuat dari para peserta.

Sekretaris Daerah (Sekda) DIY, Ni Made Dwipanti Indrayanti, saat membuka tahapan seleksi di Balai Besar Guru Penggerak (BBGTK) DIY, Senin (4/5/2026), menegaskan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam proses pemilihan ini.

Ia mengingatkan kembali bahwa Paskibraka memiliki nilai historis yang lekat dengan Yogyakarta dan merupakan kawah candradimuka bagi generasi muda yang berkarakter.

"Paskibraka secara resmi dibentuk pada 1946 di Yogyakarta atas perintah Presiden Soekarno. Sejak saat itu, Paskibraka menjadi wadah pembinaan generasi muda yang tidak hanya memiliki fisik yang kuat, tetapi juga mental yang tangguh, karakter yang berintegritas, serta kecintaan yang mendalam terhadap tanah air," papar Made.

Penilaian dalam seleksi ini mencakup banyak aspek komprehensif, mulai dari kemampuan fisik hingga wawasan kebangsaan. 

Made menaruh harapan besar kepada para peserta yang kelak lolos ke tingkat pusat agar mampu menjadi duta daerah yang membawa nilai-nilai luhur Yogyakarta.

"Nantinya Paskibraka yang terpilih menjadi wakil DIY untuk mengikuti seleksi dan bertugas sebagai Paskibraka nasional, harus mampu menjadi representasi terbaik dari DIY. Kalian membawa identitas, nilai-nilai budaya, serta semangat keistimewaan Yogyakarta di tingkat nasional. Jagalah sikap, perilaku, dan integritas, serta tunjukkan prestasi terbaik agar dapat mengharumkan nama DIY di kancah nasional," tegasnya kepada para peserta.

Baca juga: Pendidikan Khas Kejogjaan Resmi Diluncurkan, Dewan Pendidikan DIY Tekankan Implementasi Karakter

Mekanisme Seleksi

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) DIY, Lilik Andi Aryanto, merinci mekanisme pelaksanaan seleksi.

Rangkaian tes berlangsung selama lima hari, mulai 4 hingga 8 Mei 2026, dengan memusatkan kegiatan di dua lokasi utama.

"Lokasi seleksi akan dilakukan BBGTK DIY dan Stadion Mandala Krida. Dari para siswa ini, akan dipilih 3 pasang siswa yang akan mengikuti seleksi tingkat pusat, dan 19 pasang siswa untuk menjadi Paskibraka DIY. Nantinya, dua pasang siswa yang tidak lolos seleksi tingkat pusat, akan bergabung dengan 19 pasang siswa untuk menjadi Paskibraka DIY," ungkap Lilik.

Lilik menjelaskan, parameter penilaian seleksi meliputi tes wawasan kebangsaan, tes kesehatan, Peraturan Baris-Berbaris (PBB), intelijensia umum, serta kepribadian dan wawancara.

Tujuan utamanya adalah mengarusutamakan nilai-nilai Pancasila, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika dalam kehidupan para pemuda.

Lebih lanjut, Lilik memaparkan bahwa seleksi ini merupakan investasi jangka panjang untuk mencetak agen perubahan bangsa. 

"Selain itu, seleksi ini juga bertujuan untuk peningkatan wawasan kebangsaan guna membentuk penerus perjuangan bangsa dan pemimpin bangsa yang memiliki karakter dan jiwa semangat Pancasila serta UUD 1945. Selain menanamkan dan menumbuhkan semangat patriotisme dan nasionalisme, serta menciptakan agen perubahan," imbuhnya. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.