Tribunlampung.co.id, Kendal - Kecelakaan maut terjadi di Jalan Soekarno Hatta, Desa Cepiring.
Insiden ini melibatkan sepeda motor Honda Vario bernomor polisi H-3759-BVD dan sebuah truk trailer bernomor polisi B-9917-UEK.
Korban diketahui bernama Agus Hartono, warga Montongsari, Weleri.
Ia diduga mengalami kecelakaan saat mencoba mendahului truk dari sisi kiri.
Menurut Kanit Gakkum Satlantas Polres Kendal, Ipda M Heru Ardiantoro, saat kejadian arus lalu lintas di lokasi sedang menerapkan sistem contraflow akibat perbaikan jembatan Kali Bodri.
Baca Juga: Kaget Tetiba Nyebrang, Pemudik Tabrak Ibu-ibu Pakai Mukena di Jalur Pantura
"Untuk yang di Cepiring motor korban melaju dari arah timur menuju barat di lajur kiri. Di sana ada contraflow perbaikan jalan," imbuhnya.
Korban diduga tidak mampu mengendalikan kendaraan saat melakukan manuver menyalip, hingga akhirnya terjatuh dan masuk ke kolong truk.
"Korban mencoba mendahului truk dari arah kiri dan diduga pada saat mendahului tersebut tidak dapat menguasai laju kendaraannya,"
"Kemudian korban terjatuh dan masuk ke kolong truk." ungkapnya.
Korban kemudian terlindas roda tengah kiri truk yang dikemudikan Haryadi, warga Sukoharjo.
Pihak kepolisian mengingatkan para pengguna jalan untuk lebih berhati-hati, terutama di jalur Pantura Kendal yang saat ini tengah mengalami sejumlah perbaikan infrastruktur.
Kondisi jalan yang berubah, seperti penerapan contraflow, dinilai meningkatkan risiko kecelakaan jika pengendara tidak disiplin dan kurang waspada.
"Tetap utamakan keselamatan dalam berkendara, itu yang utama," tandasnya.
Peristiwa kecelakaan yang menewaskan pengendara motor juga terjadi di jalan arteri Kaliwungu, tepatnya di Desa Mororejo, Kecamatan Kaliwungu.
Kecelakaan ini merupakan kasus tabrak lari.
Korban diketahui bernama Machum, warga Ngaliyan, Kota Semarang.
Saat kejadian, korban mengendarai sepeda motor Honda Vario dengan nomor polisi H-5998-SQ dari arah barat menuju timur.
Insiden terjadi ketika kendaraan lain menyalip dari sisi kanan dengan jarak sangat dekat.
"Dari arah belakangnya melaju kendaraan yang tidak diketahui identitasnya mendahului dari sisi sebelah kanan,” papar Kanit Gakkum Satlantas Polres Kendal, Ipda M Heru Ardiantoro.
Akibat manuver yang terlalu mepet, korban tersenggol hingga kehilangan kendali dan terjatuh ke jalan.
"Diduga saat mendahului tersebut terlalu mepet ke kiri dan menyerempet korban. Korban lalu terjatuh terlindas kendaraan itu," tuturnya.
Usai kejadian, kendaraan pelaku langsung melarikan diri. Polisi saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas pelaku tabrak lari tersebut.
"Kami masih melakukan penyelidikan untuk mencari kendaraan yang menabrak korban,” imbuhnya.
Sumber: TribunJateng.com