Stok Beras DIY Melimpah, Bulog Optimistis Capai Target Pengadaan 196 Ribu Ton
Joko Widiyarso May 05, 2026 07:14 PM

 

TRIBUNJOGJA.COM, ​YOGYA - Perum Bulog Kantor Wilayah (Kanwil) Yogyakarta memastikan kesiapan infrastruktur dan ketersediaan pasokan pangan di wilayahnya berada dalam kondisi sangat kuat. 

​Pemimpin Perum Bulog Kanwil Yogyakarta, Dedi Aprilyadi, menyampaikan, saat ini kapasitas gudang milik Bulog dalam kondisi prima, seiring melimpahnya serapan gabah dari petani lokal yang turut membuat stok cadangan pangan pemerintah terjaga dengan aman.

​“Kapasitas gudang kami mencukupi dan saat ini dalam kondisi terisi optimal seiring dengan tingginya penyerapan gabah petani. Hal ini menunjukkan kesiapan Bulog dalam menjaga cadangan pangan pemerintah,” ungkapnya, Selasa (5/5/26).

​Saat ini, operasional Bulog Kanwil Yogyakarta didukung oleh jaringan gudang induk dan filial yang tersebar di berbagai titik dengan total kapasitas daya tampung mencapai lebih dari 285 ribu ton.

​Terkait kinerja pengadaan sepanjang tahun 2026, Bulog mencatatkan progres cukup signifikan, di mana dari target total pengadaan sebesar 196 ribu ton setara beras, hingga kini realisasinya telah menyentuh angka sekitar 146 ribu ton.

​“Capaian ini menunjukkan progres yang sangat baik dalam mendukung penguatan stok nasional. Dengan kondisi gudang yang terisi dan serapan yang terus berjalan, kami optimistis target pengadaan dapat tercapai,” tuturnya.

Lebih lanjut, guna menjaga konsistensi serapan gabah, Bulog pun aktif turun ke lapangan melalui strategi jemput bola dengan mematok harga serap gabah petani di angka Rp6.500 per kilogram.

Selain itu, jaringan Rumah Pangan Kita (RPK) juga terus diperkuat sebagai jalur distribusi langsung agar kebutuhan pokok lebih mudah diakses masyarakat.

​"Kami turun ke lapangan. Petani tidak perlu menunggu. Penyerapan kami lakukan secara aktif untuk memastikan hasil panen terserap optimal," pungkasnya. 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.