Iran Klaim Berhasil Serang Kapal Militer AS, Bantah Serang UEA
Desy Selviany May 05, 2026 08:35 PM

WARTAKOTALIVE.COM - Iran mengklaim berhasil menyerang Kapal Angkatan Laut (AL) Amerika Serikat yang mencoba menyusup Selat Hormuz. 

Klaim tersebut disampaikan Iran saat ketegangan di Timur Tengah kembali memuncak di tengah ketidakpastian nasib gencatan senjata. 

Sebelumnya Uni Emirat Arab (UEA) mengklaim telah diserang oleh Iran. UEA menyebut sebuah pangkalan minyak terbakar akibat serangan Iran. 

Namun hal itu dibantah oleh pihak Iran. 

Di hari ke-27 gencatan senjata, Iran memastikan tidak ada rencana serangan ke negara kawasan Timur Tengah sekalipun ketegangan dengan Amerika Serikat meningkat. 

Adapun sumber militer senior Iran menyebut angkatan bersenjata Iran tidak memiliki rencana yang direncanakan sebelumnya untuk menyerang fasilitas minyak tersebut.

Tidak ada kapal komersial atau kapal tanker minyak yang melintasi Selat Hormuz dalam beberapa jam terakhir.

Adapun Angkatan Laut Iran menembakkan rudal dan drone untuk memperingatkan kapal perang AS yang mendekati Selat Hormuz.

Hal itu membuat dua rudal Iran menghantam kapal Angkatan Laut AS di dekat Selat Hormuz yang strategis setelah kapal tersebut mengabaikan peringatan dari angkatan laut Iran seperti dimuat Press Tv. 

Kapal perang itu bergerak di sekitar pelabuhan Jask dengan maksud untuk melintasi Selat Hormuz, yang melanggar protokol keamanan maritim. 

Mayor Jenderal Ali Abdollahi, komandan Markas Besar Pusat Khatam al-Anbiya, memperingatkan bahwa Angkatan Bersenjata Iran akan menargetkan pasukan asing mana pun, khususnya dari militer AS, yang mencoba mendekati atau memasuki Selat Hormuz yang strategis.

Juru bicara IRGC, Brigadir Jenderal Hossein Mohebbi, mengatakan Angkatan Laut Garda Revolusi telah berjanji untuk "menghentikan secara paksa" kapal-kapal yang mencoba menentang aturan yang diberlakukan oleh Iran terkait transit internasional melalui Selat Hormuz yang strategis.

Iran menekankan bahwa setiap kapal yang ingin melewati Selat Hormuz harus melakukannya dengan izin dari Angkatan Bersenjata Iran agar tetap aman.

Ia mencatat bahwa setiap kapal yang terkait dengan pihak musuh yang berupaya melewati jalur air strategis tersebut akan dihadapi dengan tegas.

Iran memastikan AS-Israel tidak dapat mencapai satupun tujuan yang mereka nyatakan dalam perang agresi terbaru terhadap Iran.

Adapun awal pekan ini, Amerika Serikat dilaporkan telah menyerang dua kapal kargo sipil yang menuju dari pantai Oman ke garis pantai Iran.

Baca juga: Tanggapan Sejumlah Pemimpin Dunia Atas Dugaan Serangan Iran ke UEA

Serangan AS tersebut menewaskan sedikitnya lima orang di dalamnya, menurut sebuah laporan.

"Mengingat tidak ada kapal perang IRGC yang terkena serangan, sumber-sumber lokal dikonsultasikan untuk memverifikasi sifat insiden tersebut."

"Investigasi mengungkapkan bahwa pasukan AS [sebenarnya] telah menyerang dan menembaki dua kapal kargo kecil yang mengangkut barang milik warga sipil. Kapal-kapal tersebut berlayar dari [kota] Khasab, di sepanjang pantai Oman, menuju pantai Iran. Serangan itu mengakibatkan kematian lima penumpang sipil."

Sumber tersebut menegaskan bahwa pihak Amerika harus dimintai pertanggungjawaban atas kejahatan tersebut.

Pada hari Jumat, Angkatan Laut IRGC berjanji untuk menegakkan arahan "bersejarah" Pemimpin Revolusi Islam Ayatollah Seyyed Mojtaba Khamenei mengenai Teluk Persia dan Selat Hormuz.

Ayatollah Khamenei telah mengeluarkan arahan tersebut sehari sebelumnya, menegaskan bahwa orang asing dengan rencana "mengancam" yang menargetkan Teluk Persia tidak memiliki tempat di wilayah tersebut "kecuali di dasar perairannya."

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.