Hadiri Peringatan Hardiknas di Ambon, Kapolda Maluku Dukung Penguatan Pendidikan Generasi Unggul
Mesya Marasabessy May 05, 2026 09:52 PM

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Novanda Halirat 

AMBON, TRIBUNAMBON.COM- Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto menghadiri Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026 yang digelar Pemerintah Provinsi Maluku di Lapangan Merdeka, Kota Ambon, Senin (4/5/2026).

Tema yang diusung “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”. 

Peringatan Hardiknas 2026 di Kota Ambon berlangsung khidmat diikuti unsur pemerintah, aparat keamanan, tenaga pendidik dan pelajar dari berbagai sekolah. 

Dalam kegiatan tersebut, Kapolda Maluku didampingi Irwasda Polda Maluku Kombes Pol. I Made Sunarta, Kapolresta Ambon, Kapolres Maluku Tengah, Kapolres Seram Bagian Barat, serta sejumlah pejabat utama lainnya.

Kehadiran ini sebagai bentuk dukungan penguatan pendidikan dan pembangunan kemajuan bangsa. 

Upacara dipimpin langsung Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa selaku inspektur upacara. 

Didampingi Wakil Gubernur Maluku Abdullah Vanath, Sekda Maluku Sadali Ie, unsur Forkopimda, serta pejabat pemerintah daerah dan instansi pendidikan di Kota Ambon.

Baca juga: Jadwal Keberangkatan Haji Maluku Dimulai 7 Mei 2026, Total 587 Jamaah

Baca juga: Lansia Alami Luka Robek di Kepala dan Leher, Bripka Hendra Hanya Divonis 5 Bulan Penjara

Dalam amanat Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti, yang dibacakan Gubernur Maluku, ditegaskan pendidikan adalah pembangunan karakter generasi bangsa unggul dan berintegritas. 

Menteri Pendidikan juga menekankan pentingnya sistem pendidikan yang mengedepankan nilai asah, asih, dan asuh. 

Hal ini guna menciptakan generasi muda yang memiliki kecerdasan, karakter, mental kuat, serta kepedulian sosial.

Selain itu, pendidikan juga penting dalam  pelaksanaan program Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto membangun Indonesia Emas. 

Menurutnya pendidikan dimulai dari wilayah kecil seperti menciptakan suasana belajar yang kondusif di dalam kelas. 

Sebagai upaya mewujudkan tujuan tersebut, Kemendikdasmen mendorong penerapan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) sebagai program prioritas.

Pendekatan ini menempatkan proses belajar sebagai pengalaman yang bermakna dan berpusat pada pengembangan potensi murid secara utuh. 

“Jika ingin memperbaiki bangsa, maka pendidikan harus diperbaiki. Dan jika ingin memperbaiki pendidikan, maka harus dimulai dari ruang kelas,” ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima TribunAmbon.com, Selasa (5/5/2026). 

Untuk mendukung implementasi tersebut, Kemendikdasmen menetapkan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan dan Digitalisasi Pembelajaran. 

Program ini sebagai bagian dari Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Prabowo Subianto di dunia pendidikan. 

Terhitung pada tahun 2025, program revitalisasi telah menjangkau 16.167 satuan pendidikan. 

Sementara itu, program Digitalisasi Pembelajaran melalui penyediaan Interactive Flat Panel (IFP) telah dimanfaatkan di lebih dari 288 ribu satuan pendidikan.

Melalui pelaksanaan upacara ini, diharapkan sebagai kolaborasi seluruh elemen dalam meningkatkan kualitas pendidikan untuk generasi yang tangguh. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.