TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Satu jemaah asal Kota Pekanbaru bernama Syafrudin mengalami sakit ketika sedang berada di Madinah, Arab Saudi.
Pria tersebut sampai, Selasa (5/5/2026) waktu Arab Saudi masih menjalani perawatan medis di RS Saudy Germany.
Informasi Tribunpekanbaru.com dari petugas haji dari Kantor Kementrian Haji dan Umroh Pekanbaru, jemaah Kloter 3 Batam asal Kota Pekanbaru ini gula darahnya naik.
Jemaah tersebut untuk sementara tidak bisa ikut umroh bersama rekan dari Kloter 3 Batam.
"Beliau dirawat, masih rawat inap di Madinah, gulanya kambuh," ujar Kepala Kantor Kementrian Haji dan Umroh Pekanbaru, Haryati kepada Tribunpekanbaru.com, Selasa (5/5/2026).
Menurutnya, jemaah yang sakit tidak bisa ikut rombongan Kloter 3 Batam yang sudah menuju Mekah. Ia masih harus menjalani rawat inap di rumah sakit Madinah.
Baca juga: Ratusan Jemaah Haji asal Kota Pekanbaru dari Kloter 3 Batam Sudah Mulai Umroh
Dirinya menyebut bahwa ratusan jemaah haji dari Kloter 3 Batam dalam kondisi sehat. Ada 441 orang jemaah haji yang sudah menjalani rangkaian umroh setiba di Mekah.
Tim kesehatan jemaah haji terus memantau kondisi kesehatan para jemaah haji. Petugas sudah melakukan visitasi rutin bagi jemaah selepas menjalani umroh.
"Kami melakukan pemeriksaan tekanan darah dan pemberian vitamin saat visitasi," ungkapnya.
Petugas haji di lapangan bukan hanya memantau aktivitas dan memantau kondisi kesehatan para jemaah. Mereka melakukan pendampingan umroh bagi lansia dan jemaah resiko tinggi yang memakai pakai kursi roda.
(Tribunpekanbaru.com/ Fernando Sikumbang)