Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ibnu Dwi Tamtomo
TRIBUNSOLO.COM, KLATEN – Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo meminta pengurus (takmir) Masjid Agung Al Aqsha periode 2025–2030 segera bergerak aktif meningkatkan layanan, menyusul tingginya kunjungan jamaah dan musafir, usai pelantikan di Gedung Paripurna DPRD Klaten, Selasa (5/5/2026).
Pelantikan berlangsung tertib dan khidmat. Rangkaian acara dimulai dari pembukaan, Indonesia Raya, pembacaan ayat suci Alquran, hingga pembacaan SK Bupati.
Hamenang kemudian memimpin langsung prosesi pengukuhan sebelum ditutup dengan sambutan dan pemberian ucapan selamat.
Suasana ruang sidang utama DPRD Klaten dipenuhi ratusan peserta.
Baca juga: Bupati Hamenang Ingin Masjid Al Aqsha Jadi Ikon Religi Daerah Pasca Kukuhkan Para Takmir
Pengurus yang dilantik tampak kompak mengenakan busana putih dan peci hitam khusus pria.
Dari barisan kursi kayu berukir, para tamu menyimak jalannya acara yang ditampilkan melalui layar besar di sisi ruangan.
Dalam keterangannya, Hamenang menyoroti tren peningkatan kunjungan ke Masjid Agung Al Aqsha yang dinilai menjadi peluang sekaligus tantangan.
“Realitasnya hari ini semakin ramai dari sebelumnya, kunjungannya baik yang memang beribadah, musafir maupun yang memang transit untuk kemudian berwisata,” ujarnya.
Menurutnya, kondisi tersebut menuntut pengelolaan masjid yang lebih adaptif dan responsif terhadap kebutuhan jamaah.
“Makanya ini tempat yang sangat strategis menjadi salah satu pintu masuk kita menjadi wajah kita yang kemudian harus bersama-sama selalu kita jaga, selalu kita update, selalu kita upgrade,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan agar pengurus tidak sekadar menjalankan tugas administratif.
“Harapan kami seluruh pengurus yang ada ini tidak hanya berhenti di SK saja tapi bisa aktif untuk mewarnai keberlangsungan dari Masjid AlAqsha,” katanya.
Baca juga: Lomba Logo HUT ke-222 Klaten Digelar, Bupati Hamenang Ajak Warga Bersinergi Bangun Daerah
Susunan pengurus yang dikukuhkan dipimpin Ardani sebagai Ketua, didampingi Ruswanto, M. Anis, dan Nurcholis Arif Budiman sebagai wakil ketua. Posisi sekretaris diisi Agus Supriyanto dan Wahid Syairudin, serta bendahara oleh Ishomuddin Jamauddin dan Ismail Pratama.
Ketua Takmir Ardani menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kualitas layanan dan memperkuat daya tarik masjid.
“Kemudian pelayanan pada masyarakat umum yang memakai masjid ini akan kita tingkatkan lebih baik. Termasuk kebersihannya, parkirnya, termasuk kegiatan-kegiatannya,” ujarnya.
Selain itu, pihaknya menyiapkan pengembangan wisata religi berbasis masjid dengan menggandeng biro perjalanan.
“Jadi nanti akan ada wisata religi yang itu nanti akan difasilitasi dari Masjid Agung Al Aqsha. Mungkin mau ke Ki Ageng Gribig, Sunan Bayat atau para tokoh-tokoh di Kabupaten Klaten,” jelasnya.
(*)