TRIBUNNEWSMAKER.COM, KLATEN – Tema “Sahita Hamemayu Raharja” menjadi ruh dalam sayembara logo Hari Jadi ke-222 Klaten tahun 2026. Tema ini mengandung pesan kuat tentang persatuan dan pembangunan berkelanjutan.
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo menekankan, semangat utama yang ingin dibangun adalah kebersamaan seluruh elemen masyarakat.
“Semangatnya bagaimana kebersamaan kita yang ada di Kabupaten Klaten ini bisa bersatu, untuk membangun bersama-sama agar Kabupaten tercinta ini bisa semakin lebih baik dari sebelumnya, bisa (lebih) bersinar lagi,” ujarnya.
Dalam dokumen teknis lomba dijelaskan, “Sahita” bermakna bersatu, “Hamemayu” berarti memelihara atau memperindah, dan “Raharja” mengarah pada kesejahteraan masyarakat.
Baca juga: Bupati Hamenang Ungkap Dewan Juri Siap Pilih Logo Terbaik, Pemenang Jadi Identitas Resmi Daerah
Visual dalam poster lomba juga memperkuat narasi tersebut, dengan latar candi dan simbol budaya yang merepresentasikan sejarah sekaligus potensi Klaten.
Tema ini menjadi acuan utama bagi peserta dalam merancang logo. Setiap desain diharapkan tidak sekadar estetis, tetapi mampu menerjemahkan nilai gotong-royong, pelestarian, dan kesejahteraan.
Panitia juga menegaskan bahwa logo harus modern, sederhana, mudah diingat, serta memiliki kekuatan makna sebagai identitas daerah.
Melalui tema ini, Pemkab Klaten ingin memastikan bahwa logo yang terpilih nantinya bukan sekadar simbol visual, melainkan representasi arah pembangunan dan karakter masyarakat Klaten. (TribunSolo.com, Ibnu Dwi Tamtomo)