Ia menilai polemik yang muncul atas pernyataannya telah berdampak pada citra dan stabilitas partai.
Laporan dari sejumlah ormas terkait dugaan penghasutan dan ujaran kebencian disebut menjadi salah satu pemicu situasi tersebut.
Lantas, Ade menyatakan siap menghadapi proses hukum jika dipanggil aparat kepolisian.
Namun, Ade Armando menilai polemik ini tidak hanya menyasar dirinya secara pribadi, melainkan juga diarahkan untuk menyerang PSI.
Ia berharap keputusannya mundur dapat meredam polemik dan menjaga keberlangsungan PSI menjelang agenda politik mendatang.