Pesan Bupati Hamenang untuk Takmir Baru Masjid Agung Al Aqsha
Delta Lidina May 05, 2026 10:44 PM

TRIBUNNEWSMAKER.COM, KLATEN – Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo mengukuhkan pengurus (takmir) Masjid Agung Al Aqsha periode 2025–2030 di Gedung Paripurna DPRD Klaten, Selasa (5/5/2026) dengan penekanan, masjid sebagai wajah daerah jadi tuan rumah yang baik untuk semua.  

Prosesi pelantikan berlangsung khidmat, diawali pembukaan, menyanyikan Indonesia Raya, pembacaan ayat suci Alquran, hingga pembacaan Surat Keputusan Bupati. 

Pengukuhan dilakukan langsung oleh Bupati, dilanjutkan sambutan dan pemberian ucapan selamat dari jajaran Forkopimda.

Ruang sidang utama DPRD Klaten tampak penuh. Para pengurus yang dilantik mengenakan busana serba putih dengan peci hitam untuk laki-laki. 

Dua layar besar menampilkan visual kegiatan, sementara tamu undangan dari berbagai unsur memenuhi kursi-kursi yang tersusun rapi.

Dalam keterangannya, Hamenang menegaskan pentingnya peran strategis Masjid Agung Al Aqsha bagi Kabupaten Klaten.

“Hari ini Alhamdulillah kita mengukuhkan Takmir Masjid Agung Al Aqsha untuk periode 2025-2030. Di mana takmir Masjid Agung Al Aqhsa ini berisi dari berbagai macam organisasi Islam yang ada di Kabupaten Klaten,” ujarnya.

Ia menekankan, masjid tersebut bukan hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga representasi daerah bagi para pendatang.

Masjid Agung Al Aqsha
Masjid Agung Al Aqsha ((Ist)/Diskominfo Klaten)

“Harapan kami karena Masjid Agung Al Aqhsa ini adalah masjid ikon-nya dari Kabupaten Klaten, pintu masuk ke Kabupaten Klaten, tentu tidak hanya sebagai tempat ibadah, tapi bagaimana kita bisa menjadi tuan rumah yang baik bagi para jemaah dari juga mungkin musafir ataupun wisatawan,” lanjutnya.

Hamenang juga mengingatkan agar pengurus tidak berhenti pada aspek administratif semata.

“Harapan kami seluruh pengurus yang ada ini tidak hanya berhenti di SK saja tapi bisa aktif untuk mewarnai keberlangsungan dari Masjid Agung Al Aqsha,” tegasnya.

Ia menilai, kunjungan ke Masjid Agung Al Aqsha terus meningkat, baik dari jamaah, musafir, maupun wisatawan yang singgah.

“Realitasnya hari ini semakin ramai dari sebelumnya, kunjungannya baik yang memang beribadah, musafir maupun yang memang transit untuk kemudian berwisata,” katanya.

Bupati berharap ke depan Masjid Agung Al Aqsha semakin berkembang dan mampu menjadi pusat ibadah sekaligus wajah Kabupaten Klaten.

“Semoga ke depan Masjid Agung Al Aqsha bisa semakin lebih baik dari sebelumnya dan ke depan bisa menjadi pusat ibadah dari warga masyarakat umat muslim Kabupaten Klaten sekaligus juga bisa menjadi wajah dari Kabupaten Klaten,” pungkasnya.

Adapun susunan pengurus harian yang dikukuhkan meliputi Ardani sebagai Ketua, Ruswanto (Wakil Ketua I/Idaroh), M. Anis (Wakil Ketua II/Imaroh), dan Nurcholis Arif Budiman (Wakil Ketua III/Riayah). Posisi sekretaris diisi Agus Supriyanto dan Wahid Syairudin, serta bendahara oleh Ishomuddin Jamauddin dan Ismail Pratama.

Ketua Takmir Ardani menyatakan pihaknya akan fokus pada peningkatan fasilitas dan pelayanan, termasuk pengembangan wisata religi.

“Kemudian pelayanan pada masyarakat umum yang memakai masjid ini akan kita tingkatkan lebih baik. Termasuk kebersihannya, parkirnya, termasuk kegiatan-kegiatannya,” ujarnya.

Ia juga membuka peluang kerja sama dengan biro perjalanan untuk menghidupkan wisata religi berbasis masjid.

“Jadi nanti akan ada wisata religi yang itu nanti akan difasilitasi dari Masjid Agung Al Aqsha. Mungkin mau ke Ki Ageng Gribig, Sunan Bayat,” jelasnya. (TribunSolo.com, Ibnu Dwi Tamtomo) 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.