TRIBUNNEWSMAKER.COM, KLATEN – Pemerintah Kabupaten Klaten menyiapkan mekanisme seleksi ketat dalam sayembara desain logo Hari Jadi ke-222 tahun 2026. Karya terbaik akan dipilih oleh dewan juri dan ditetapkan sebagai logo resmi perayaan.
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo memastikan proses seleksi dilakukan secara profesional.
“Nanti akan ada dewan juri yang memilih, kemudian yang terbaik dan yang terpilih akan kita jadikan logo di perayaan Hari Jadi ke-222,” tegasnya.
Dalam juknis lomba, penjurian dilakukan dalam beberapa tahap, mulai dari seleksi 10 besar hingga penetapan 6 finalis terbaik sebelum pengumuman pemenang.
Panitia juga membuka ruang penyempurnaan desain bagi karya terpilih, guna memastikan logo dapat diaplikasikan ke berbagai media, baik cetak maupun digital.
Baca juga: Sayembara Logo HUT ke-222 Klaten Dibuka, Bupati Hamenang: Ini Kesempatan
Narahubung lomba, Wahyu dan Singgih Rudi, disiapkan untuk membantu peserta selama proses berlangsung.
Selain itu, karya yang dikirim akan menjadi milik Pemerintah Kabupaten Klaten dan dapat digunakan untuk kepentingan publikasi resmi.
Visual sosialisasi lomba memperlihatkan QR code pendaftaran yang memudahkan peserta mengirim karya secara daring. Hal ini menunjukkan pendekatan digital dalam menjaring partisipasi luas.
Total hadiah Rp 22,2 juta disiapkan untuk enam pemenang terbaik, dengan rincian juara pertama hingga juara harapan.
Melalui sistem ini, Pemkab Klaten menargetkan lahirnya logo yang tidak hanya kreatif, tetapi juga memiliki legitimasi publik sebagai hasil partisipasi bersama. (TribunSolo.com, Ibnu Dwi Tamtomo)