TRIBUNBANYUMAS.COM, SALATIGA – Diduga akibat mengalami gangguan fungsi pengereman, sebuah truk bermuatan susu kaleng terguling setelah menghantam pembatas jalan di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, Selasa (5/5/2026) sore.
Insiden yang terjadi di Simpang 4 Salib Putih, Kelurahan Kumpulrejo, Kecamatan Argomulyo tersebut mengakibatkan muatan berserakan dan sopir mengalami luka serius.
Kronologi Kejadian
Kasat Lantas Polres Salatiga, AKP Henri Sulistiyanto, menjelaskan bahwa kecelakaan tunggal ini melibatkan truk Mitsubishi Colt Diesel dengan nomor polisi R-9417-MB.
Kendaraan yang dikemudikan oleh ZNH (25), warga Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, tersebut semula melaju dari arah Kopeng menuju ke arah Simpang Salib Putih.
"Sesampainya di lokasi kejadian, diduga kendaraan mengalami gangguan pada sistem pengereman sehingga pengemudi kehilangan kendali dan membentur pembatas jalan," ujar AKP Henri saat dikonfirmasi usai olah tempat kejadian perkara (TKP).
Kondisi Korban dan Kerugian Material
Akibat benturan keras tersebut, truk terguling dan menutup sebagian akses jalan. Sopir truk, ZNH, dilaporkan mengalami patah tulang (fraktur) pada kedua kakinya serta luka lecet di bagian wajah.
Baca juga: Tabrak Aturan Andalalin, Warga Tiga Desa di Batangan Pati Tolak Akses Parkir Belakang Pabrik Sepatu
Meski mengalami luka berat, korban ditemukan dalam kondisi sadar dan langsung dilarikan ke RSUD Kota Salatiga untuk mendapatkan perawatan medis.
Pihak kepolisian mencatat kerugian material yang cukup signifikan akibat kerusakan kendaraan dan hancurnya muatan barang.
"Kecelakaan ini tidak menimbulkan korban jiwa, namun kerugian material diperkirakan mencapai lebih dari Rp30 juta karena muatan berupa susu kaleng berserakan di jalan raya," lanjut AKP Henri.
Langkah Kepolisian dan Imbauan
Personel Satlantas Polres Salatiga telah melakukan pengamanan di lokasi, menandai TKP, dan mengamankan barang bukti kendaraan guna proses penyelidikan lebih lanjut.
Baca juga: Investasi Jateng Tembus Rp23 Triliun, Namun Penyerapan Tenaga Kerja Justru Merosot! Lho Kok Bisa?
Menanggapi insiden ini, AKP Henri mengimbau kepada seluruh pengguna jalan, khususnya para pengemudi kendaraan angkutan barang, untuk lebih disiplin dalam merawat armada.
Pihaknya menekankan pentingnya mengecek kelayakan jalan kendaraan, terutama fungsi rem, sebelum memulai perjalanan guna mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas serupa di masa mendatang. (eyf)