Setelah dua dekade resmi berpisah, hubungan antara Ahmad Dhani dan Maia Estianty tampaknya masih menyisakan dinamika yang kerap menjadi sorotan publik.
Kisruh di antara keduanya kembali mencuat dan terasa belum benar-benar mereda hingga saat ini.
Dalam sebuah jumpa pers bersama awak media, Ahmad Dhani tampil terbuka dan menyampaikan berbagai hal dari sudut pandang versinya.
Ia tidak hanya berbicara secara lugas, tetapi juga mengurai sejumlah peristiwa yang selama ini menjadi perbincangan.
Pernyataan tersebut membuat publik kembali menaruh perhatian pada kisah lama yang belum sepenuhnya selesai.
Tribunnews.com merangkum sejumlah pernyataan tersebut dalam konferensi pers yang digelar pada Selasa (5/5/2026).
Momen itu kembali menghidupkan ingatan publik terhadap perjalanan panjang hubungan keduanya.
Meski waktu telah lama berlalu, cerita antara Ahmad Dhani dan Maia Estianty masih terus menarik untuk disimak.
Dari pernyataan terbaru itu, publik kembali melihat sisi lain dari kisah yang pernah menjadi perhatian besar di dunia hiburan.
Ahmad Dhani membuka pernyataannya dengan menunjukkan dokumen yang ia sebut sebagai bukti kesepakatan terkait dugaan perselingkuhan Maia Estianty ketika mereka.
Ia menegaskan bukti tersebut bukan sekadar klaim, melainkan memiliki tanda tangan.
Dhani mengklaim dokumen itu hanya sedikit bukti yang dirinya pegang dari sekian banyak bukti soal dugaan perselingkuhan.
Bahkan Dhani menyebut ketiga putranya, Al, El dan Dul sudah mengetahui masalah itu dan beberapa bukti, kecuali dokumen yang dibawa dalam jumpa pers.
"Nah ini (dokumen) adalah sebuah perjanjian kesepakatan bersama yang ditandatangani oleh Maia," tutur Dhani.
"Ini bukti A, B, C ya. Ada lagi bukti D, E, F, G sampai Z, ada lagi,” kata Dhani.
Ia juga menyinggung bahwa sebagian bukti sudah diketahui oleh ketiga anaknya, Al, El, dan Dul, sehingga ia merasa tak perlu lagi menutup-nutupi.
“Bukti ini, ini bukti awal ya ABC, ini Al, El, Dul nggak tahu," katanya.
"Tapi yang dari D, E, F, G sampai Z itu Al, El, Dul sudah tahu. Maka dari itu saya cuek saja bicara,” lanjutnya.
Menurut Dhani, pembukaan dokumen ini dilakukan agar publik tidak lagi termakan narasi yang dianggap keliru olehnya.
"Ini emang udah waktunya untuk dibuka gitu. Supaya apa? Supaya orang pada paham bahwa ternyata selama ini banyak beredar hoaks,” tegasnya.
Tak hanya bicara soal dokumen, Dhani juga secara spesifik menyebut dugaan sosok pihak ketiga dalam rumah tangganya dengan Maia Estianty.
Dhani menyebut sosok yang diduga jadi selingkuhan Maia Estianty adalah seorang petinggi televisi swasta.
Ia bahkan mengklaim punya bukti komunikasi intens antara Maia dengan pria idaman lain.
“Kalau yang sebelum saya talaq, cuma satu (pria idaman lain). Ya itu diduga petinggi TV swasta tersebut, eh ya nggak usah diduga, ya cek aja di mana Maia Estianty diblacklist di TV swasta tersebut,” tutur Dhani.
Ia menambahkan bahwa dugaan itu diperkuat dengan data percakapan telepon yang ia sebut bisa dilacak.
Karena dalam dokumen yang dibawa dalam jumpa pers, beberapa detail ditulis termasuk nomor telepon pria yang diduga jadi selingkuhan Maia.
“Ada nomor teleponnya semua lengkap. Karena waktu itu Maia telepon pakai yang namanya (nomor telepon) isi ulang, dan yang isi ulang dipikir tidak bisa diprint ternyata saya bisa print,” kata Dhani.
Bahkan, Dhani menggambarkan intensitas komunikasi Maia dengan terduga selingkuhannya secara detail.
“Makanya bisa ketahuan, jam sekian jam sekian, telepon jam sekian. Jadi ini nggak mungkin pembicaraan biasa,” ucapnya.
“Ya kita namanya suami ya telepon itu bisa direlay, percakapan kita dengar,” ungkapnya.
Meski mengklaim sudah lama mengetahui hal tersebut, Dhani mengaku sengaja menahan diri selama bertahun-tahun.
Ia menyebut alasan utamanya adalah anak-anaknya yang saat itu masih kecil, sehingga tak mau membicarakannya di hadapan publik.
“Kenapa ini baru diungkap setelah 20 tahun, karena waktu itu saya nggak mau Al, El, Dul kecil di sekolahnya diketahui bahwa ibunya dicerai gara-gara selingkuh,” jelas Dhani.
Namun, situasi berubah ketika ia merasa terus disudutkan oleh narasi yang beredar di publik.
Dhani mengatakan bahwa dirinya sudah berulang kali memperingatkan pihak Maia secara tak langsung, saat jadi bintang tamu di podcast Denny Sumargo.
Ia memperingatkan agar Maia tak lagi membahas masa lalu mereka di publik, jika tak ingin dibongkar kisah sebenarnya.
“Jadi akhirnya kan kemarin sewaktu saya di Densu kan saya bilang, kalau begitu terus-terusan saya bongkar semuanya,” ujarnya.
“Dan hari ini sudah 20 tahun, bismillah saya bongkar bahwa faktanya saya memang mentalaq Maia tiga langsung di tahun 2006 bulan Desember,” tegas Dhani.
Ahmad Dhani menilai konflik antara dirinya dan Maia Estiantu terus hidup karena pihak Maia masih sering membahas masa lalu di ruang publik, termasuk lewat podcast.
Termasuk apa yang terjadi saat ini, karena ia merasa Maia masih sering keliling di podcast-podcast dan bahas masa lalunya.
“Menurut saya, ya karena pihak Maia Estianty itu terus mengungkit-ungkit masa lalu ya safari podcast, nyindir-nyindir,” kata Dhani.
“Bahkan di Indonesian Idol aja masih mengungkit-ungkit lagi masalah Ahmad Dhani,” ujarnya.
Dhani menilai narasi yang terus diulang itu memicu persepsi publik yang merugikan dirinya.
“Netizen itu kan cuma asap. Apinya dari mana? Ya dari Maia Estianty lah, dari podcast-podcast safarinya,” tegasnya.
Ia juga menambahkan bahwa dirinya sebenarnya sudah memberi peringatan sebelumnya.
“Saya sudah wanti-wanti, ‘awas lho ya jangan terusin lo ungkit-ungkit’. Ternyata diungkit lagi,” katanya.
Konflik Ahmad Dhani dan Maia Estianty berimbas pada pernikahan El Rumi dan Syifa Hadju yang baru saja digelar.
Tak berdampak secara langsung, tapi Dhani mengungkapkan rasa kecewanya pada pernikahan El dan Syifa.
Ia kecewa karena sejak awal sebelum acara tak ada kesepakatan-kesepakatan yang akhirnya diklaim merugikan pihaknya.
“Saya juga agak kecewa sebenarnya sama pernikahan El yang ini. Harusnya kita bikin kesepakatan-kesepakatan gitu, jangan terima-terima begitu aja,” ujarnya.
Hal itu berkaitan dengan speech Maia di acara siraman, serta jumlah tamu undangannya yang dibatasi.
Termasuk masalah acara unduh mantu yang diakui Dhani harusnya dijadwalkan seperti saat pernikahan Al.
"Ada akad nikah tapi harus ada unduh mantu. Kalau nggak ada unduh mantu Ayah nggak ikutkan sama sekali. Harusnya begitu kemarin tegas, saya kurang tegas kemarin," ungkap Dhani.
"Kenapa? Karena akad nikah yang diundang cuma 150 orang, teman saya kan banyak, banyak yang tidak terundang teman-teman dekat saya," bebernya.
Ia menyoroti momen siraman yang dianggap memicu kembali luka lama karena adanya pernyataan yang menyinggung masa lalu.
“Waktu di siramannya El, berhubung karena ada TV kamera banyak, nangis. Mengungkit-ungkit masa lalu,” kata Dhani.
Tak hanya itu, Dhani juga mengungkap kekecewaan keluarganya terhadap sikap Maia dalam acara tersebut.
“Ibu saya sangat tersinggung, Maia tidak pernah menyapa ibu saya, tidak say hello, tidak ‘khrouten’ gitu,” ujarnya.
Akibatnya, ia memastikan hubungan keluarga besar mereka kini benar-benar terputus.
“Kedepannya keluarga saya tidak mau bertemu dengan Maia Estianty lagi. The whole big family keluarga besar saya tidak mau ketemu Maia Estianty lagi,” tegas Dhani.
Sayangnya hingga kini belum ada jawaban dan respon dari pihak Maia Estianty ketika dimintai konfirmasi soal deretan pengakuan terbaru Ahmad Dhani.