Lonjakan Wisatawan Picu Antrean BBM di Nusa Penida Bali, Polisi Turun Urai Kemacetan
Putu Dewi Adi Damayanthi May 06, 2026 11:03 AM

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Lonjakan kunjungan wisatawan ke kawasan Nusa Penida, Bali, berdampak langsung pada meningkatnya aktivitas kendaraan. 

Akibatnya, antrean panjang pengisian bahan bakar minyak (BBM) sempat memicu kemacetan di sejumlah titik sejak Selasa 5 Mei 2026.

Warga termasuk kendaraan pariwisata antre hingga malam untuk mengisi bahan bakar. Bahkan antrean masih terpantau hingga Rabu 6 Mei 2026.

"Sampai saat ini antrean masih ada, walau tidak sepanjang kemarin," ujar Kapolsek Nusa Penida, Kompol I Ketut Kesuma Jaya, Rabu 6 Mei 2026.

Baca juga: Harga BBM Non-Subsidi Naik Lagi, Pengusaha di Bali Berharap Pemerintah Jamin Ketersedian Stok

Antrean panjang terjadi di beberapa SPBU yakni APMS Batumulapan, APMS Sental, dan SPBU Banjar Nyuh.

Kepadatan dipicu tingginya mobilitas kendaraan wisata, akses jalan yang terbatas, serta padatnya jadwal kedatangan wisatawan dari Pelabuhan Sanur.

Menindaklanjuti kondisi tersebut, Kapolsek Nusa Penida I Ketut Kesuma Jaya langsung menginstruksikan jajarannya untuk melakukan pemantauan intensif sejak pagi hari.

 Personel kepolisian pun diterjunkan ke sejumlah titik rawan untuk mengurai kepadatan lalu lintas.

Unit Lalu Lintas bersama Samapta tampak melakukan pengaturan arus kendaraan, sekaligus memberikan imbauan kepada pengendara agar tetap tertib selama mengantre BBM. 

Kehadiran petugas di lapangan dinilai cukup efektif dalam mengurangi potensi kemacetan yang lebih parah.

Kesuma Jaya menegaskan, pihaknya berupaya menjaga kelancaran arus lalu lintas sekaligus memberikan rasa aman bagi warga maupun wisatawan.

“Petugas hadir untuk memastikan arus lalu lintas tetap berjalan lancar serta memberikan rasa aman dan nyaman. Sinergi dan kesadaran bersama sangat dibutuhkan agar situasi tetap kondusif,” ujarnya.

Selain pengaturan lalu lintas, kepolisian juga berkoordinasi dengan pihak SPBU dan APMS terkait distribusi BBM. 

Dari hasil pemantauan, antrean yang terjadi bukan disebabkan kelangkaan, melainkan lonjakan permintaan seiring meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan.

Situasi lalu lintas di kawasan Jalan Raya Banjar Nyuh, Desa Ped, kini dilaporkan mulai berangsur normal. 

Antrean kendaraan sudah mulai landai dan tidak lagi meluber hingga badan jalan.

Hingga saat ini, personel Polsek Nusa Penida masih disiagakan di sejumlah titik strategis untuk memastikan kondisi tetap aman, tertib, dan kondusif, sekaligus menjaga kenyamanan sektor pariwisata di Nusa Penida. (mit)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.