Ponpes Lirboyo Dibangun di Wonosobo, Peran Strategis Pesantren Jari Sorotan
khoirul muzaki May 06, 2026 11:07 AM

TRIBUNBANYUMAS.COM, WONOSOBO - Di Wonosobo, upaya pemerataan pendidikan keagamaan terus didorong sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang tidak hanya berorientasi pada aspek akademik, tetapi juga spiritual.

Kehadiran Pondok Pesantren Lirboyo XIX Cabang Wonosobo di Dusun Grenjeng, Desa Candiyasan, Kecamatan Kertek menjadi bagian dari upaya memperluas akses pendidikan keagamaan sekaligus mendorong pemerataan layanan pendidikan, khususnya di wilayah Jawa Tengah bagian selatan.

Langkah ini dinilai strategis dalam memperkuat pembangunan sumber daya manusia berbasis nilai spiritual dan sosial.

Wakil Bupati Wonosobo, Amir Husein, menilai pesantren memiliki peran penting dalam membentuk generasi yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter dan akhlak yang kuat.

“Pesantren tidak hanya mencetak generasi yang cerdas, tetapi juga berakhlak.

Ini penting sebagai penyeimbang di tengah perkembangan zaman,” kata Wabup Amir Husein dalam keterangan tertulisnya, Rabu (6/5/2026).

Menurutnya, pembangunan manusia tidak bisa hanya berfokus pada aspek fisik dan ekonomi, tetapi juga harus menyentuh dimensi spiritual.

Karena itu, pemerintah daerah membuka ruang kolaborasi dengan lembaga pendidikan keagamaan sebagai bagian dari strategi jangka panjang.

Amir Husein menambahkan, keberadaan Ponpes Lirboyo XIX di Wonosobo diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang adaptif terhadap perubahan tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.

“Ke depan, jelas harapan kami pesantren ini mampu melahirkan santri yang tidak hanya alim dalam ilmu agama, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan kesiapan menghadapi tantangan zaman,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya pengelolaan pesantren yang profesional agar mampu menjaga kualitas pendidikan sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.

“Pesantren harus terus berkembang, tetapi tetap berpijak pada tradisi dan nilai luhur yang menjadi kekuatannya,” tambahnya.

Baca juga: Siswa SMK Kota Pekalongan Kaget Ada Belatung di Menu MBG

Sementara itu, Pimpinan Madrasah Ponpes Lirboyo XIX Wonosobo, Agus H. Dahlan Ridlwan, menjelaskan bahwa pendirian cabang ini merupakan respons atas keterbatasan daya tampung di wilayah sebelumnya serta upaya memperluas jangkauan layanan pendidikan.

“Ini bagian dari pemerataan. Wilayah sebelumnya sudah penuh, sehingga kami kembangkan ke Jawa Tengah selatan agar akses pendidikan lebih merata,” ujarnya.

Selain sebagai lembaga pendidikan, pesantren ini juga diarahkan menjadi pusat pemberdayaan masyarakat.

Dukungan tenaga pengajar serta keterlibatan dalam penguatan TPQ di desa sekitar menjadi bagian dari pendekatan yang dilakukan untuk memperluas dampak sosial.

Dengan dukungan infrastruktur yang memadai dan fokus pada kualitas pendidikan, Ponpes Lirboyo XIX Cabang Wonosobo diharapkan menjadi salah satu simpul penting dalam penguatan pendidikan keagamaan serta pembentukan generasi santri yang berilmu dan berakhlak. (ima)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.