TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Persaingan papan bawah Super League Indonesia semakin memanas jelang akhir musim.
Hingga memasuki pekan ke-31, setidaknya ada empat tim yang masih dibayangi ancaman degradasi.
Keempat tim tersebut adalah Persis Solo, Persijap Jepara, Madura United, dan PSM Makassar.
Baca juga: Reaksi Jokowi Digugat Perdata di PN Solo Terkait Ijazah UGM
Dari keempat tim tersebut, Persis Solo menjadi yang paling terancam terdegradasi.
Tim berjuluk Laskar Sambernyawa saat ini berada di peringkat ke-17 atau zona degradasi.
Dari 31 pertandingan yang telah dijalani, Persis Solo baru mengoleksi 27 poin.
Mereka tertinggal 4 poin dari Persijap Jepara, 5 poin dari Madura United, dan 7 poin dari PSM Makassar.
Baca juga: 10 Ide Bisnis Bidang Musik untuk Anak Muda di Solo, Punya Prospek Bagus Jika Ditekuni
Dengan hanya menyisakan tiga pertandingan, peluang Persis Solo untuk bertahan semakin tipis jika tidak mampu meraih hasil maksimal.
Situasi papan bawah membuat keempat tim tersebut tidak memiliki banyak pilihan selain meraih kemenangan di sisa laga.
Persis Solo, Persijap Jepara, Madura United, dan PSM Makassar praktis dilarang kalah jika ingin tetap berlaga di kasta tertinggi musim depan.
Dari segi peluang, PSM Makassar menjadi tim dengan posisi paling aman.
Mereka hanya membutuhkan satu kemenangan lagi untuk memastikan diri bertahan.
Baca juga: Hitung-hitungan Peluang Persis Solo Bertahan di Super League, Tiga Lawan Berat Menanti
Di sisi lain, Persijap Jepara menghadapi tantangan paling berat di tiga laga terakhir.
Mereka harus berhadapan dengan dua tim kuat yang sedang bersaing di papan atas, yakni Borneo FC dan Persib Bandung.
Sementara itu, Persis Solo juga tidak mendapat lawan mudah.
Mereka akan menghadapi Persebaya Surabaya dan Dewa United yang dikenal cukup kompetitif.
Berikut jadwal tiga pertandingan terakhir masing-masing tim:
Persis Solo
Persijap Jepara
Madura United
PSM Makassar
Dengan jadwal yang tersisa, persaingan untuk menghindari degradasi dipastikan berlangsung sengit hingga pekan terakhir.
Setiap poin akan sangat berharga, dan satu kesalahan saja bisa menentukan nasib tim bertahan di Super League atau harus turun kasta musim depan.
(*)