Tribunlampung.co.id. Jepara - Kondisi jasad bayi yang ditemukan mengambang di di Sungai Serang Wulan Drainase (SWD) II, Jepara.
Jasad bayi tersebut pertama kali dilihat oleh anak-anak yang sedang bermain layang-layang di dekat sungai, Selasa (5/5/2026) sekira pukul 13.00.
Lalu disampaikan kepada masyarakat sekitar.
Saat ditemukan kondisi bayi tanpa alas apapun dan tanpa penutup tubuh.
Hanya terlihat badan bayi telungkup mengambang di sungai.
Baca Juga: Nasib Bayi yang Jatuh ke Lantai Akibat Perawat Lalai Ketika Merapikan Sprei
Ari-ari yang masih terhubung dengan pusar layaknya bayi baru saja dilahirkan.
Masyarakat sekitar yang mengetahui penemuan itu tak berani mengambil tindakan, hanya sebatas melihat dari pinggiran sungai.
Lalu lansia bernama Muzaenah (72) yang tinggal tak jauh dari lokasi penemuan, datang menceburkan diri ke sungai dan mengangkat jasad bayi tersebut.
"Awalnya pada enggak berani, saya lihat ini bayi atau anakan hewan. Tapi kok ada tangan dan kakinya. Saya langsung turun ke sungai dan benar, bayi laki-laki," terangnya saat ditemui di kediamannya di RT 1 RW 1 desa setempat, Selasa (5/5/2026).
Diteruskannya, bahwa bayi itu pada awalnya terlihat mengambang di sungai bagian tengah.
Kemudian terbawa ombak hingga ke pinggir sungai.
Setelah jasad bayi itu diangkat dari sungai, lantas dievakuasi ke daratan, dibungkus dengan kain dan dimasukkan ke kardus.
Muzaenah memperkirakan bahwa bayi tersebut belum lama dilahirkan dengan berat badan setelah ditimbang mencapai 2,5 kilogram.
Kondisi perut bayi saat ditemukan berwarna biru, sedangkan punggungnya putih kemerah-merahan.
Selain itu, Muzaenah juga menyebutkan bahwa tubuh bayi masih dalam keadaan lemas, artinya belum kaku.
Dimungkinkan bayi tersebut belum lama meninggal.
Dia pun kemudian menyerahkan jasad bayi itu kepada petugas medis dan kepolisian setempat. Selanjutnya jasad bayi dibawa ke RSUD RA Kartini Jepara untuk dilakukan penanganan lebih lanjut.
Kasatreskrim Polres Jepara, AKP M. Faizal Wildan Umar Rela menegaskan bahwa saat ini kasus penemuan jasad bayi di Kedungmalang masih dalam penyelidikan.
Pihaknya juga belum bisa memastikan penyebab kematian bayi lantaran masih menunggu hasil pemeriksaan oleh tenaga medis.
Sumber: TribunJateng.com