Fakta Baru Joki UTBK Surabaya: Punya 150 Klien, Target Fakultas Kedokteran
Cak Sur May 06, 2026 12:32 PM

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Pengakuan para joki UTBK di Surabaya mulai terkuak. Praktik curang ini ternyata sudah berlangsung lama dan menyasar calon mahasiswa yang ingin lolos ke perguruan tinggi negeri favorit, khususnya fakultas kedokteran.

Fakta tersebut diungkap dalam video lanjutan yang diunggah Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Luthfie Sulistiawan melalui akun Instagram resminya, Rabu (6/3/2026).

Baca juga: Polisi Benarkan Penanganan Pelaku Joki UTBK 2026 Surabaya: Motif dan Modus Operandi Didalami

Target Utama Fakultas Kedokteran

Dalam pengakuannya, para pelaku menyebut mayoritas klien mereka memilih fakultas kedokteran sebagai tujuan utama.

Salah satu tersangka yang tidak disebutkan identitasnya mengaku telah menjadi joki sejak 2017, atau sekitar 9 tahun lalu. Ia menyampaikan hal itu saat diperiksa langsung di Mapolrestabes Surabaya.

Kombes Pol Luthfie Sulistiawan sempat terkejut, ketika mengetahui jumlah klien yang ditangani tersangka tersebut mencapai sekitar 150 orang.

“2026 hanya 4 atau 5 orang. Ada yang mau dikerjakan cuma 1 orang. Sisanya tidak jadi. Fakultas kedokteran semua,” ujar tersangka.

Baca juga: Kasus Joki UTBK 2026 Surabaya: Diduga Jaringan Lebih Luas, Puluhan Nama Peserta Anomali

Bayaran Fantastis dan Kritik Polisi

Di lokasi yang sama, Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Edy Herwiyanto, mengungkapkan besarnya bayaran yang diterima para joki.

“Tahun 2025 sudah ada ini bayarnya Rp112 juta. 2025 ada 10 orang. Kau ciptakan dokter dokter yang tidak punya kompetensi kemampuan,” ucapnya.

Pernyataan lain juga datang dari tersangka berinisial N yang mengaku menjalani profesi joki sejak 2023.

“Total 6 orang lulus semua,” kata N.

JOKI UTBK - Foto ilustrasi hasil olah kecerdasan buatan (AI). Satreskrim Polrestabes Surabaya masih mendalami kasus Joki UTBK di Surabaya, Jawa Timur, setelah sebelumnya teduga pelaku diamankan oleh panitia kampus penyelenggara ujian pada Selasa (21/4/2026).
JOKI UTBK - Foto ilustrasi hasil olah kecerdasan buatan (AI). Satreskrim Polrestabes Surabaya masih mendalami kasus Joki UTBK di Surabaya, Jawa Timur, setelah sebelumnya teduga pelaku diamankan oleh panitia kampus penyelenggara ujian pada Selasa (21/4/2026). (istimewa)

Baca juga: Kasus Joki UTBK 2026 Terungkap, Unesa Temukan Manipulasi Foto Peserta

Modus Manipulasi Dokumen

Kasus ini tidak hanya soal menggantikan peserta saat ujian. Polisi menemukan adanya berbagai modus manipulasi, mulai dari pemalsuan identitas hingga pengubahan dokumen penting.

Fakta Penting Kasus Joki UTBK:

  • Pelaku mengincar fakultas kedokteran sebagai target utama
  • Salah satu joki telah beroperasi sejak 2017 dengan 150 klien
  • Bayaran jasa joki bisa mencapai Rp112 juta
  • Modus meliputi pemalsuan KTP, stempel, dan foto ijazah
  • Nilai ujian bisa mencapai angka 700
  • Beberapa peserta dipastikan lolos melalui bantuan joki

Baca juga: Dugaan Joki UTBK 2026 Terungkap di Surabaya, Peserta Gunakan Identitas Berbeda

Kombes Pol Luthfie Sulistiawan pun meminta jajarannya untuk terus mengembangkan kasus ini, karena diduga melibatkan jaringan yang lebih luas.

“Coba ditelusuri lagi. Idenya dari mana, lebih bagus coba ceritakan semua, kalau enggak pun akan kami gali semua kok,” tandasnya.

Saat ini, kasus praktik joki UTBK tersebut masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh Polrestabes Surabaya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.