Antisipasi Bencana, SMPN 1 Jenawi Karanganyar Dilengkapi EWS untuk Deteksi Dini Longsor
Putradi Pamungkas May 06, 2026 01:16 PM

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Pemasangan Early Warning System (EWS) di SMPN 1 Jenawi, Desa Balong, Kecamatan Jenawi, Kabupaten Karanganyar, dilakukan sebagai langkah mitigasi bencana longsor yang kerap terjadi di wilayah tersebut.

Alat peringatan dini ini diharapkan mampu mendeteksi potensi pergerakan tanah lebih cepat demi keselamatan warga sekolah.

Pemasangan EWS di SMPN 1 Jenawi Karanganyar dari BPBD Jateng

Early Warning System (EWS) merupakan alat sistem peringatan dini yang berfungsi mendeteksi potensi bahaya secara cepat, baik untuk bencana alam seperti tanah longsor, banjir, maupun gempa bumi.

Di SMPN 1 Jenawi Karanganyar, alat ini dipasang pada Selasa (5/5/2026) atas bantuan BPBD Provinsi Jawa Tengah.

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Karanganyar, Hendro Prayitno, menyebutkan pemasangan EWS dilakukan karena lokasi sekolah tersebut rawan longsor.

Lokasi tersebut disebut mengalami sejumlah peristiwa longsor.

“Kemarin, kami telah memasang EWS dari bantuan dari BPBD di SMPN 1 Jenawi,” kata Hendro, Rabu (6/5/2026).

Early Warning System (EWS) yang berfungsi mendeteksi potensi bahaya.
PERINGATAN DINI - Early Warning System (EWS) yang berfungsi mendeteksi potensi bahaya. Di SMPN 1 Jenawi Karanganyar, alat ini dipasang pada Selasa (5/5/2026) atas bantuan BPBD Provinsi Jawa Tengah.

Satu Ruang Kelas Pernah Roboh

Hendro menjelaskan, dari sejumlah kejadian longsor di SMPN 1 Jenawi, salah satu yang paling parah terjadi pada tahun 2024.

Peristiwa tersebut menyebabkan satu ruang kelas di sekolah tersebut roboh akibat terdampak longsor dari area atas.

Kondisi ini membuat kawasan sekolah masuk dalam kategori rawan bencana, sehingga diperlukan langkah mitigasi yang lebih serius.

Baca juga: Hadir untuk Rakyat, PLN Gerak Cepat Salurkan Bantuan untuk Warga Cibeunying Terdampak Longsor

Pernah Diusulkan Relokasi, Terkendala Lokasi dan Anggaran

Sebelum pemasangan EWS dilakukan, sempat muncul wacana relokasi SMPN 1 Jenawi ke lokasi yang lebih aman.

Namun, rencana tersebut belum dapat direalisasikan.

“Baru dipasang 1 EWS di sini tahun ini agar bisa mengetahui keretakan tanah agar dalam kegiatan belajar bisa nyaman, dan dulu ada rencana relokasi itu sulit, baik dana besar dan lokasi yang sulit,” ujar Hendro.

Ia menambahkan, sebelum pemasangan EWS dilakukan, pihaknya telah berkoordinasi dengan pemerintah Desa Balong serta membentuk tim siaga sekolah dan desa untuk meningkatkan kesiapsiagaan.

(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.