SURYA.CO.ID, SURABAYA - Kader loyal PDIP Surabaya, Syaifuddin Zuhri resmi dilantik sebagai Ketua DPRD Surabaya, Rabu (6/5/2026).
Dia menggantikan Adi Sutarwijono yang meninggal dunia pada 10 Februari 2026.
Syaifuddin Zuhri yang akrab disapa Kaji Ipuk itu melanjutkan periode kepemimpinan DPRD hingga 2029.
Sosok yang dikenal egaliter ini diambil sumpah dan janji sebagai ketua DPRD dalam rapat paripurna.
Politisi PDIP kelahiran Surabaya, 12 April 1971 itu diambil sumpah jabatannya dalam rapat paripurna pukul 10.00 ini.
Ketua Pengadilan Negeri Surabaya memimpin pengambilan sumpah jabatan tersebut.
Rapat paripurna pelantikan ketua dewan Surabaya itu digelar di Ruang Utama Lantai 3 Gedung DPRD Surabaya. Seluruh pejabat Forkompinda hadir.
Termasuk Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dan Wakil Wali Kota Armuji dan jajaran samping.
Baca juga: Syaifuddin Zuhri Dilantik Jadi Ketua DPRD Surabaya Besok, Ini Agendanya
Selain itu semua pejabat Pemkot hingga semua anggota DPRD Surabaya juga hadir dalam pelantikan ketua DPRD itu.
"Saya hanya petugas partai yang siap mengabdi di mana pun. Saya akan melanjutkan tugas kedewanan Pak Adi. Harmoni Surabaya harus terus terjaga," kata Kaji Ipuk, panggilan akrab Syaifuddin Zuhri kepada SURYA.co.id menjelang pelantikan.
Ia dikenal sosok egaliter yang bisa diterima semua pihak. Dengan pengalaman yang dimiliki, Ipuk siap berkolaborasi dengan semua pihak.
Baik dengan pelaksana pemerintahan maupun dengan semua anggota dewan.
Dia bertekad membuat iklim harmoni bersama Pemkot Surabaya dan di DPRD Surabaya. Bahkan di internal PDIP.
Pengambilan sumpah jabatan Kaji Ipuk diambil setelah rapat paripurna resmi menghentikan keanggotaan almarhum Adi Sutarwijono.
Diawali dengan pembacaan SK Gubernur Jatim tentang peresmian pengangkatan Syaifuddin Zuhri sebagai Ketua DPRD Surabaya periode sisa hasil PAW.
Partai PDIP menugaskan Ipuk menjadi Ketua DPRD. Melanjutkan sisa periode hingga 2029.
Kaji Ipuk dikenal sosok loyal partai yang sudah empat periode menjadi anggota DPRD Surabaya.
Bapak dua anak ini mulai terpilih sebagai anggota DPRD Surabaya sejak 2009-2014.
Kemudian periode berikutnya, 2014-2019, 2019-2024, 2024-2029 kembali terpilih. Dua periode menjadi Ketua Fraksi PDIP, pernah menjadi Ketua Komisi C, dan terakhir Sekertaris Komisi A di periode 2024-2029.
Di partai, Ipuk saat ini menjabat sebagai Sekretaris DPC PDIP.
Politisi PDIP yang tinggal di Kelurahan Sumberejo, Kecamatan Pakal, Surabaya, mengawali karir politiknya menjadi Ketua PAC PDIP Pakal periode 1999-2004.
Kader PDIP juga pernah menjabat sebagai pengurus DPC PDIP mulai 2004. Pada periode 2014-2019 Ipuk pernah menjadi Sekertaris DPC PDIP Surabaya.
Pernah menjadi Wakil Ketua di DPC PDIP. Sebagai kader PDIP, Ipuk juga pernah menjadi pengurus di MWC NU Kecamatan Pakal.
Tepatnya pengurus dua periode di Bidang Perekonomian MWC NU Periode 2014 hingga 2024.