Tribunlampung.co.id, Lampung Tengah - Mobilitas warga di Kampung Purwoadi diharapkan akan semakin lancar seiring pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda yang tengah dikerjakan.
Akses yang lebih terbuka dinilai tidak hanya mempermudah pergerakan masyarakat dalam aktivitas harian, tetapi juga berpotensi memberikan dampak langsung terhadap peningkatan aktivitas ekonomi, terutama pada sektor perdagangan dan pertanian yang menjadi penopang utama warga setempat.
Saat ini, pembangunan jembatan yang melintasi Sungai Way Raman tersebut telah memasuki tahap pengecoran pondasi tiang utama.
Tahapan ini menjadi bagian krusial dalam memastikan kekuatan struktur jembatan sebelum masuk ke proses pembangunan lanjutan di bagian atas konstruksi.
Pekerjaan di lapangan melibatkan sinergi antara personel TNI dari Koramil 411-04/Trimurjo dan sekitar 70 warga yang terlibat dalam kegiatan gotong royong. Kolaborasi ini menjadi bagian penting dalam mempercepat proses pembangunan sekaligus memperkuat keterlibatan masyarakat dalam proyek infrastruktur desa.
Peltu Muhammad yang memimpin kegiatan di lokasi menjelaskan bahwa pada tahap ini fokus utama diarahkan pada kekuatan pondasi.
“Hari ini kami fokus pada pengecoran pondasi tiang utama agar konstruksi jembatan nantinya kuat dan aman digunakan masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Kepala Kampung Purwoadi, Edi Sanipo, menegaskan bahwa keberadaan jembatan ini akan sangat membantu kelancaran distribusi hasil pertanian sekaligus meningkatkan konektivitas antarwilayah di Kecamatan Trimurjo.
Menurutnya, akses yang lebih baik akan berdampak pada efisiensi waktu dan biaya transportasi warga.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagai pihak yang telah merealisasikan pembangunan tersebut.
“Kami sangat berterima kasih atas perhatian yang diberikan. Ini sangat membantu aktivitas masyarakat,” ujarnya.
Pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda sendiri merupakan bagian dari program TNI Angkatan Darat yang dilaksanakan melalui kolaborasi dengan masyarakat di berbagai daerah.
Program ini tidak hanya difokuskan pada pembangunan fisik, tetapi juga penguatan hubungan sosial antara aparat dan warga.
Komandan Kodim 0411/KM Letkol Inf Noval Darmawan menegaskan bahwa program tersebut dirancang untuk menjawab kebutuhan dasar masyarakat di wilayah pedesaan.
“Program ini bertujuan membantu mengatasi kesulitan masyarakat, memperlancar jalur logistik, serta mendukung peningkatan ekonomi pedesaan,” katanya.
(TRIBUNLAMPUNG.CO.ID/Fajar Ihwani Sidiq