TRIBUNKALTARA.COM, MALINAU– Pemerintah Kabupaten (Pemkab Malinau secara resmi membuka penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-22 tingkat Kabupaten Malinau, Selasa (5/5/2026).
Acara yang dijadwalkan berlangsung selama enam hari ini ditegaskan sebagai instrumen vital dalam memprioritaskan pembangunan mental spiritual masyarakat di Bumi Intimung.
Bupati Malinau, Wempi W Mawa menyampaikan Pemkab Malinau terus menempatkan agenda keagamaan seperti MTQ sebagai prioritas daerah.
Melalui durasi pelaksanaan yang cukup panjang, diharapkan nilai-nilai religiusitas dapat terinternalisasi dengan baik di tengah masyarakat.
Baca juga: Cerita Kamal Pria 72 Tahun Dapat Umrah Gratis dari Bupati Malinau, Saat Nonton Pembukaan MTQ
"Malam hari ini saya bersyukur bisa hadir, karena penjadwalan ini adalah bentuk komitmen kita. Meski agenda sangat padat, pelaksanaan MTQ selama enam hari ke depan ini harus menjadi prioritas kita bersama dalam membangun mental spiritual generasi muda di Kabupaten Malinau," ujar Bupati Malinau.
Kehadiran Bupati Malinau pada pembukaan ini merupakan bentuk pemenuhan janji kepada Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kabupaten Malinau.
Bupati Malinau menyempatkan hadir langsung tepat setelah menyelesaikan rangkaian kunjungan kerja lintas provinsi, termasuk penjajakan kerja sama bidang kearsipan di Makassar dan studi banding ketahanan pangan Sulawesi Selatan.
"Sejatinya saya harus berada di Balikpapan. Namun, karena janji dan komitmen yang sudah saya sampaikan kepada Ketua LPTQ, Bapak H Kamran, maka jadwal tersebut kami sesuaikan agar saya bisa hadir bersama masyarakat yang sama-sama kita cintai," tambahnya.
Pemerintah daerah berharap melalui kegiatan ini akan lahir generasi-generasi qurani yang tidak hanya mahir dalam seni baca Al-Quran, tetapi juga mampu mengimplementasikan nilai-nilainya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Pembukaan MTQ XXII ini disambut antusias oleh ribuan warga yang memadati lokasi acara. Selama enam hari ke depan, berbagai cabang perlombaan akan digelar untuk mempererat tali silaturahmi antarumat beragama sekaligus memperkuat suasana religius di Kabupaten Malinau.
(*)
Penulis: Mohammad Supri