AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Badan Meterologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Ambon mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi, berlaku 5 sampai dengan 8 Mei 2026.
BMKG memperingatkan adanya gelombang sedang pada 19 wilayah di perairan Maluku dengan ketinggian gelombang mencapai 1.25 sampai 2.5 meter.
Informasi itu merujuk pada kondisi sinoptik pola angin di wilayah Maluku umumnya bergerak dari arah Timur hingga Tenggara dengan kecepatan rata-rata 6 - 20 knot.
Kecepatan angin tertinggi mencapai ≥ 20 knot berpeluang terjadi di wilayah Perairan P. Buru, Perairan Kep. Banda Neira, Perairan Kep. Kai, Perairan Kep. Aru, Perairan Kep. Tanimbar, Perairan Kep. Babar, Perairan Wetar, Laut Banda dan Laut Arafuru yang mampu meningkatkan ketinggian gelombang laut di wilayah perairan tersebut.
Baca juga: Pemdes SBT Bantah Dana Desa Dipakai Bangun Gerai KDMP, Akui Hanya Syarat Hibah Lahan
Baca juga: DD dan ADD SBT Baru Cair 30 Persen, Pemdes Akui Anggaran Dipangkas Drastis
Berikut 19 wilayah di perairan Maluku berpeluang terjadi gelombang dengan ketinggian 1.25 sampai dengan 2.5 meter :
Perairan Utara Pulau Buru
Perairan Selatan Pulau Buru
Perairan Pulau Ambon sampai Pulau Lease
Perairan Selatan Maluku Tengah
Perairan Seram Bagian Timur (Utara)
Perairan Seram Bagian Timur (Selatan)
Perairan Seram Bagian Timur (P. Gorong)
Perairan Kepulauan Banda Neira
Perairan Kepulauan Kai
Perairan Utara Kepulauan Aru
Perairan Selatan Kepulauan Aru
Perairan Barat Kepulauan Tanimbar
Perairan Timur Kepulauan Tanimbar
Perairan Kepulauan Babar
Perairan Kepulauan Sermata sampai Kepulauan Leti
Kepulauan Wetar
Laut Banda
Laut Arafuru Bagian Barat
Laut Arafuru Bagian Tengah
Saran Keselamatan
Tinggi gelombang tersebut berisiko terhadap keselamatan pelayaran: