Penyebab Bro Ron Dipukul Sampai Terluka, Pelaku Ngaku Bela Diri : Pemukulan Balasan
Ardhi Sanjaya May 06, 2026 03:04 PM

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Terungkap penyebab Wakil Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ronald A Sinaga dipukul sampai terluka. Kini muncul tuduhan bahwa Bro Ron yang lebih dulu memukul.

Selain itu pelaku juga merasa emosi setelah mendengar ucapan Bro Ron padanya.

Kapolsek Metro Menteng, AKBP Braiel Arnold Rondonuwu menjelaskan Bro Ron sedang mendampingi 15 karyawan PT SKS untuk audiensi ke kantor firma hukum MPP di Jalan Soeroso, Cikini, Kecamatan Mentang.

"Di sana Michael tidak bisa ditemui," katanya.

Ketika sedang audiensi, terjadi keributan.

"Di tengah proses audiensi terjadi keributan sampai terjadi pengeroyokan dilakukan dua orang," katanya.

Menurutnya kini belum diketahui tugas dan fungsi dua orang tersebut di lokasi.

"Nah ini yang masih kami dalami terkait maksud dua orang ini, dari ihak mana, kami masiih mendalami lebih lanjut," katanya.

Bro Ron mengaku diajak karena dianggap kenap dengan pimpinan MPP.

"Karena pimpinan kantor hukum MPP ini adalah mantan partner saya tahun lalu. Dan saya diminta bantu mediasi," katanya.

Audiensi digelar berbarengan dengan aksikaryawan PT SKS di depan gedung kantor MPP.

Menurut Bro Ron, tiba-tiba saja datang tiga orang tak dikenal sekitar pukul 18.00 WIB.

Baca juga: Pengakuan Pelaku Soal Video Viral Pemukulan Bro Ron, Ngaku Direkayasa : Mereka Balas ke Kita Lagi

"Mereka bilang mereka disitu sebagai pengamanan kantor dan meminta untuk semua keluar dari gedung. Kalau mau aksi di luar gedung saja," katanya.

Sekitar 15 menit kemudian, tiga orang pria naik kembali ke lantai 4 yang merupakan lokasi Kantor MPP. 

Perselisihan pun kembali terjadi sekitar 10 detik. Tiba-tiba dua pria memukul dirinya. 

"Terjadilah pemukulan seperti di video, 2 orang yang mukul," katanya. 

Ia menduga, setelah dikawal oleh anggota Polsek Menteng untuk turun ke bawah, ketiga pria sengaja naik kembali untuk membuat onar. 

Baca juga: Tampang 2 Preman yang Pukuli Bro Ron, Masih Bisa Tersenyum Setelah Ditangkap Polisi

Ia menyayangkan pemukulan dan perselisihan terjadi di depan anggota kepolisian dan Babinsa. 

"Di depan anggota Polsek Menteng dan Babinsa, mereka berani melakukan kekerasan," katanya. 

Usai kejadian, Ronald segera melapor ke Polsek Menteng.

Sementara pelaku pemukulan menjelaskan kronologi berbeda.

Dia menceritakan kejadian bermula ketika Bro Ron mencaci maki dirinya.

"Masalah ini sudah diselesaikan oleh pihak Polsek Menteng, mediasi lah. Tiba-tiba Bro Ron datang dia menanyakan pada pihak yang ribut dengan gedung sana," katanya.

Ia mengatakan Bro Ron sempat mencaci dan menunjuk-nunjuk dirinya.

"Lalu Bro Ron balik nunjuk saya langsung nanya kamu budak siapa, langsung dia nonjok saya (ke perut), eh bang silahkan abang ngomong saja tidak usah main tangan saya salah apa, langsung dia tarik saya (leher)," katanya.

Tak terima diperlakukan demikian,si pelapor langsung melakukan perlawanan.

Ia sempat mendorong Bro Ron kemudian dilerai.

"Saya dorong dia, kok abang rasis, abang kenapa main pukul-pukul. Saya gak terima di situ. Sempat dipisahin saya turun ke bawah," katanya.

Merasa tak terima atas perlakuan tersebut, ia kembali ke atas untuk memberi pembalasan.

"Karena saya merasa dipukul, saya naik ke atas lagi langsung saya melakukan pemukulan lagi, pemukulan balasan, bukan tiba-tiba langsung saya pukul dia, karena dia pukul ulu hati saya caci maki saya," katanya.

Baca juga: 2 Pelaku Pemukulan Bro Ron Ditangkap, Polisi Dalami Motif dan Kronologi

Ia menuding Bro Ron melakukan rekayasa lewat rekaman video.

Pasalnya setelah pemukulan Bro Ron, mereka juga mendapat tindakan serupa. 

"Dia ambil video setengah tapi mereka balas ke kita lagi, mukul si Randy (pria baju hitam yang pukul Bro Ron)," katanya. 

Kini pihaknya mengaku melaporkan balik Bro Ron atas tuduhan penganiayaan.

"Saya udah laporkan dia juga atas penganiayaan, saya juga sudah lakukan visum," katanya.

Soal kesaksian pelaku, Bro Ron memberi bantahan.

"Tidak ada pernyataan rasis dan tidak ada pemukulan duluan dari saya. Kalau saya pukul duluan, silakan proses hukum. Pernyataan rasis tidak mungkin ada. Sopir saya ada di lokasi dan dari suku yang sama dengan mereka," kata Bro Ron.

https://whatsapp.com/channel/0029VaGzALAEAKWCW0r6wK2t

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.