10 Tradisi Umat Kristiani Referensi Perayaan Kenaikan Yesus Kristus 2026
Vanda Rosetiati May 06, 2026 04:46 PM

TRIBUNSUMSEL.COM - Hari Kenaikan Yesus Kristus jatuh pada hari ke-40 setelah Paskah dan diyakini sebagai saat ketika Yesus Kristus naik ke surga, sebagaimana dicatat dalam Alkitab (Kisah Para Rasul 1:9–11).

Di Indonesia, peringatan Kenaikan Yesus Kristus menjadi hari libur nasional, dan dirayakan melalui berbagai tradisi keagamaan yang sarat makna spiritual.

Hari Kenaikan Yesus Kristus 2026 tahun ini bertepatan dengan Hari Kamis, 14 Mei. 

Berikut ini Tribunsumsel.com sajikan 10 tradisi umat Kristiani sebagai referensi perayaan Kenaikan Yesus Kristus 2026 diolah dari sejumlah sumber.

___________

Tradisi Perayaan Kenaikan Yesus Kristus 

1. Misa di Gereja

Sebagian besar umat Kristen dan Katolik di Indonesia akan merayakan Hari Kenaikan Yesus Kristus di gereja.

Tidak hanya mengikuti misa pada umumnya, perayaan ini dilengkapi dengan nyanyi-nyanyian pujian syukur.

Namun biasanya saat Hari Kenaikan Yesus Kristus, perayaan liturgi di gereja dilaksanakan secara lebih meriah.

Di hari yang sama, umat Kristen akan melakukan Perayaan Ekaristi di gereja.

Perayaan Ekaristi merupakan perayaan liturgi Gereja Katolik, umat Kristen juga melakukan ibadah bersama seorang Pastor yang berperan memimpin gereja.


2. Doa Khusus

Umat Kristen dan Katolik melakukan doa khusus untuk memperingati kenaikan Yesus Kristus.

Doa ini mencakup syukur atas kemenangan-Nya atas dosa dan kematian, serta permohonan agar Roh Kudus memberkati dan membimbing umat-Nya.

3. Puasa dan Penyangkalan Diri

Tradisi Kenaikan Yesus Kristus selanjutnya yang kerap dilakukan adalah puasa dan penyangkalan diri.

Beberapa umat Kristen dan Katolik mengamalkan puasa dan penyangkalan diri selama masa Kenaikan.

Kegiatan ini sebagai bentuk persiapan dan pengudusan diri menyusul kebangkitan dan kenaikan Yesus.

4. Pelayanan Gereja

Baik umat Kristen maupun Katolik, merayakan hari raya ini tentunya berbeda-beda setiap umat.

Tapi, salah satu tradisi yang umum dilakukan adalah melakukan pelayanan di gereja.

Pelayanan ini bisa dalam bentuk doa bersama, membawakan lagu-lagu rohani dan membicarakan tentang Kenaikan Yesus Kristus.

Tapi tergantung dari gereja masing-masing, perayaannya pun juga bisa berbeda.

5. Tarian dan Drama

Salah satu tradisi Kenaikan Yesus Kristus yang dilakukan untuk memeriahkan adalah tarian dan penampilan drama.

Dalam beberapa tradisi Kristen dan Katolik, tarian atau drama khusus dipentaskan untuk menggambarkan peristiwa kenaikan Yesus Kristus.

Ini dilakukan untuk menghidupkan kembali momen penting dalam sejarah keselamatan.

6. Pelayanan dan Kegiatan Amal

Tradisi Kenaikan Yesus Kristus juga menjadi inspirasi bagi umat Kristen dan Katolik untuk melayani sesama adalah pelayanan dan kegiatan amal.

Para umat melibatkan diri dalam kegiatan amal seperti membantu orang miskin, mengunjungi orang sakit, atau memberikan sumbangan kepada yang membutuhkan.

7. Penyalaan Lilin

Dalam beberapa gereja Kristen dan Katolik, lilin-lilin khusus dinyalakan untuk memperingati kenaikan Yesus Kristus.

Lilin-lilin ini melambangkan Yesus sebagai Terang Dunia yang naik ke Surga.

8. Refleksi Roh Kudus

Tradisi Kenaikan Yesus Kristus selanjutnya adalah refleksi Roh Kudus.

Kenaikan Yesus sering kali dikaitkan dengan kedatangan Roh Kudus.

Oleh karena itu, umat Kristen dan Katolik merenungkan peran dan kuasa Roh Kudus dalam hidup mereka.

Umat Kristen dan Katolik berdoa agar Roh Kudus memberi mereka kebijaksanaan dan kekuatan dalam mengikuti teladan Yesus.

9. Pawai atau Prosesi Kenaikan

Beberapa umat Kristen dan Katolik mengadakan pawai atau prosesi khusus sebagai bagian dari perayaan Kenaikan.

Kegiatan ini berupa berjalan bersama dengan lambang-lambang keagamaan, seperti salib atau patung Yesus, sambil menyanyikan kidung puji-pujian dan berdoa.

10. Makan Bersama atau Pesta Makan

Tradisi Kenaikan Yesus Kristus yang terakhir adalah makan bersama keluarga setelah rangkaian acara di gereja selesai.

Perayaan ini umumnya dirayakan secara pribadi oleh umat Kristiani maupun Katolik.

Biasanya momen ini digunakan untuk berkumpul bersama keluarga untuk melakukan doa bersama yang diiringi dengan pesta makan.

Biasanya kegiatan ini dilakukan setelah mengikuti misa dari gereja. 

====

Baca juga: 14 Mei Tanggal Merah Libur Kenaikan Yesus Kristus 2026, Sejarah dan Maknanya

Ikuti dan bergabung di saluran WhatsApp Tribunsumsel.com

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.