Rumah Bedengan di Bengkulu Dijadikan Pabrik BBM Oplosan, Polisi Tangkap Satu Pelaku
Hendrik Budiman May 06, 2026 04:54 PM

 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Beta Misutra

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU – Sebuah rumah bedengan di Kota Bengkulu terungkap dijadikan lokasi pengoplosan BBM subsidi jenis pertalite. 

Dalam penggerebekan yang dilakukan Unit Tipidter Sat Reskrim Polresta Bengkulu, satu orang pelaku berhasil diamankan.

Sementara praktik ilegal tersebut diduga telah berlangsung lama dan BBM oplosan sudah beredar luas di masyarakat.

Penggerebekan dilakukan pada Senin (5/5/2026) di Jalan Pematang Said, Kelurahan Kandang Limun, Kecamatan Muara Bangkahulu. 

Kasus pengoplosan BBM oplosan di Bengkulu ini terungkap berkat laporan masyarakat yang mencurigai adanya peredaran bahan bakar tidak wajar di wilayah tersebut.

Baca juga: Polda Bengkulu Bongkar Sindikat BBM Ilegal, 5 Ribu Liter Bio Solar Diselundupkan ke Lubuklinggau

Kasat Reskrim Polresta Bengkulu, AKP Frengki Sirait, mengatakan bahwa pihaknya langsung menindaklanjuti laporan tersebut dengan melakukan penyelidikan hingga akhirnya menggerebek lokasi.

“Terungkapnya praktik ini berasal dari laporan dan keluhan masyarakat terkait dugaan maraknya peredaran BBM oplosan di Kota Bengkulu,” ujar AKP Frengki Sirait saat dikonfirmasi, Rabu (6/5/2026).

Satu Pelaku Diamankan

Dalam penggerebekan tersebut, polisi mengamankan satu orang pria berinisial RZ yang diduga kuat terlibat dalam praktik pengoplosan pertalite di Bengkulu.

RZ saat ini masih menjalani pemeriksaan intensif guna mendalami perannya dalam jaringan distribusi BBM oplosan tersebut.

Selain pelaku, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa BBM oplosan, minyak mentah, serta berbagai peralatan yang digunakan dalam proses pencampuran.

Modus Campur Minyak Mentah dengan Pertalite

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, pelaku diduga mencampur minyak mentah dengan BBM jenis pertalite untuk kemudian dijual kembali ke masyarakat.

Praktik ini dilakukan di dalam rumah bedengan yang disulap menjadi tempat produksi ilegal, sehingga aktivitas tersebut tidak mudah terdeteksi.

Dari temuan di lapangan, praktik pengoplosan BBM oplosan di Bengkulu ini diduga telah berlangsung cukup lama.

Hal ini terlihat dari banyaknya peralatan dan wadah penampungan yang ditemukan di lokasi.

Polisi menduga BBM oplosan tersebut telah beredar luas di Kota Bengkulu dan berpotensi merugikan masyarakat.

Polisi Dalami Jaringan dan Pemilik Lokasi

Meski satu pelaku telah diamankan, pihak kepolisian masih terus melakukan pendalaman terhadap kasus ini.

Kasat Reskrim menyebutkan bahwa pemilik rumah bedengan yang dijadikan lokasi pengoplosan belum ditemukan dan masih dalam pencarian.

“Kita masih memintai keterangan pihak-pihak terkait. Pemilik rumah belum ditemukan dan masih didalami,” ujarnya.

Selain itu, polisi juga tengah menelusuri asal minyak mentah serta jaringan distribusi BBM oplosan tersebut.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.