BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Upaya meningkatkan literasi keuangan digital di kalangan pelajar terus dilakukan. Kali ini, tim dosen dari Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Lambung Mangkurat (ULM) menggelar kegiatan pengabdian kepada masyarakat di SMKN 1 Banjarmasin, Rabu (6/5/2026).
Kegiatan tersebut dikemas dalam program Pengabdian Dosen Wajib Mengabdi (PDWA) 2026 dengan fokus pada penguatan literasi financial technology (fintech) serta pendampingan pelaporan keuangan berbasis digital melalui aplikasi SIAPIK.
Ketua Tim PDWA, Mutmainah, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program resmi ULM yang bertujuan memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat, khususnya di bidang pendidikan.
“Program kami di sini adalah memberikan literasi keuangan, mulai dari pengenalan financial technology hingga pendampingan penggunaan aplikasi SIAPIK dari Bank Indonesia,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, aplikasi SIAPIK masih tergolong baru bagi para siswa. Bahkan, pihak sekolah sebelumnya belum mengenal aplikasi tersebut dalam proses pembelajaran.
“Selama ini siswa lebih familiar dengan aplikasi lain. SIAPIK ini berbasis web, di mana proses input hingga menghasilkan laporan keuangan dilakukan secara digital. Ini penting sebagai bekal mereka,” jelasnya.
Baca juga: Kebakaran di Gunung Sentral Kotabaru, Rumah Aji Ludes Terbakar, Api Berkobar dari Kamar Kosong
Sebanyak sekitar 30 siswa kelas 12 mengikuti kegiatan ini. Meski telah dinyatakan lulus, mereka tetap dihadirkan untuk mendapatkan tambahan kompetensi sebelum terjun ke dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan.
Mutmainah berharap kegiatan ini mampu membuka wawasan siswa terkait fintech yang selama ini hanya mereka pahami sebatas layanan pembayaran digital.
“Mereka tahunya OVO, GoPay, ShopeePay, padahal itu hanya sebagian dari financial technology. Harapannya mereka lebih melek teknologi, apalagi kalau nanti ingin membuka usaha, aplikasi seperti SIAPIK bisa membantu mengelola keuangan,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Program Akuntansi dan Keuangan Lembaga SMKN 1 Banjarmasin, Rusnani, menyambut baik kegiatan tersebut. Ia mengakui bahwa ini merupakan pengalaman pertama bagi pihak sekolah mendapatkan pendampingan terkait aplikasi SIAPIK.
“Kami sangat berterima kasih. Ini pertama kalinya kami mengenal SIAPIK. Selama ini kami masih menggunakan aplikasi offline, padahal sekarang sudah era digital,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan ini sangat relevan dengan kebutuhan siswa yang akan segera terjun ke dunia kerja.
“Kami berharap ini bisa bermanfaat bagi siswa, baik untuk bekerja maupun melanjutkan kuliah,” katanya.
Salah satu peserta, Monica Oktaviana, mengaku materi yang diberikan mudah dipahami dan langsung aplikatif.
“Penjelasannya mudah dipahami, langsung ke poin. Sekarang kami juga langsung praktik daftar fintech ke SIAPIK dan belajar penggunaannya,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa tidak hanya memahami teori akuntansi, tetapi juga mampu mengaplikasikan teknologi digital dalam pengelolaan keuangan secara praktis dan modern.
(Banjarmasinpost.co.id/rifki soelaiman)