Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Suryadi Jaya
TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU TENGAH - Bupati Bengkulu Tengah, Rachmat Riyanto, memperkenalkan berbagai peralatan medis canggih yang dimiliki Rumah Sakit Daerah (RSD) Sungai Lemau saat melakukan peninjauan, Rabu (29/4/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Rachmat menyoroti kesiapan fasilitas unggulan yang digadang-gadang menjadi yang terbaik di Provinsi Bengkulu.
Beberapa di antaranya yakni alat penanganan penyakit jantung, CT-Scan, hingga ruang operasi panorama yang telah dilengkapi teknologi modern.
“Berbagai macam peralatan sudah tersedia dan ini akan terus kita lengkapi. Kita ingin pelayanan kesehatan di Bengkulu Tengah benar-benar maksimal,” ujar Rachmat.
Fasilitas Penanganan Penyakit Prioritas
Ia menjelaskan, keberadaan alat-alat canggih tersebut akan mendukung penanganan penyakit prioritas seperti jantung, stroke, kanker, dan gangguan uro-nefrologi (KJSU), sehingga masyarakat tidak perlu lagi dirujuk ke luar daerah.
Tak hanya itu, ruang operasi panorama yang dimiliki RSD Sungai Lemau juga disebut telah dilengkapi dengan peralatan berstandar tinggi, bahkan diklaim menjadi salah satu yang terbaik di Provinsi Bengkulu.
“Fasilitas seperti ini kita siapkan agar masyarakat bisa mendapatkan layanan terbaik di daerah sendiri,” tambahnya.
Masih Menunggu Perizinan
Meski demikian, Rachmat mengakui masih ada beberapa peralatan yang belum difungsikan karena menunggu proses perizinan dan kelengkapan administrasi.
“Sebagian alat memang sudah ada, tapi belum bisa dioperasikan karena masih menunggu izin. Kita harapkan dalam waktu dekat semuanya bisa berjalan,” jelasnya.
Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah juga terus mempersiapkan tenaga medis untuk mendukung operasional alat tersebut, termasuk dokter spesialis yang saat ini sudah bertugas maupun yang masih dalam proses pendidikan.
Target Naik Status Rumah Sakit
Dengan dukungan fasilitas modern ini, RSD Sungai Lemau ditargetkan mampu menjadi rumah sakit rujukan di Bengkulu Tengah dan sekitarnya.
Bahkan, pemerintah daerah tengah mendorong peningkatan status rumah sakit dari tipe D menjadi tipe C.
“Kita mohon doa dan dukungan masyarakat. Semoga rumah sakit ini segera beroperasi maksimal dan menjadi kebanggaan kita bersama,” tutup Rachmat.