TRIBUNJATENG.COM - Empat hari penuh kecemasan yang menyelimuti sebuah keluarga di Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, akhirnya berakhir pada Senin malam.
Namun, kepulangan remaja berinisial Z tidak hanya membawa kelegaan, tetapi juga mengungkap tabir ancaman dan dugaan penyekapan setelah seorang pria misterius berinisial A diringkus pihak kepolisian.
Remaja tersebut diketahui meninggalkan rumah tanpa izin orang tua pada 30 April 2026 sekitar pukul 13.30 WIB.
Baca juga: Viral Siswa SMK Kota Pekalongan Temukan Belatung di Menu MBG, Ini Kata Pihak SPPG
Kepergian Z yang tiba-tiba membuat keluarga panik dan langsung berupaya mencari keberadaannya ke berbagai tempat.
Namun, upaya pencarian awal tidak membuahkan hasil sehingga kekhawatiran semakin meningkat dari hari ke hari.
Keluarga akhirnya melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian setempat pada Minggu, 3 Mei 2026.
Laporan tersebut segera ditindaklanjuti dengan upaya pencarian yang dilakukan secara lebih luas.
Informasi kehilangan Z pun menyebar cepat di lingkungan sekitar dan media sosial, memicu simpati masyarakat.
Berbagai pihak ikut membantu dengan harapan remaja tersebut dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat.
Setelah empat hari penuh ketidakpastian, kabar yang dinanti akhirnya datang pada Senin, 4 Mei 2026.
Z berhasil ditemukan dan dibawa pulang pada Senin malam, mengakhiri kecemasan panjang keluarga.
Remaja tersebut diantar oleh seorang pria berinisial A yang sebelumnya sempat bersama dirinya.
Diamankan Polisi
Namun, situasi tidak berhenti di situ karena A langsung diamankan dan dibawa ke kantor polisi untuk diperiksa lebih lanjut.
Langkah ini diambil guna mengungkap secara jelas kronologi kejadian yang sebenarnya terjadi selama Z menghilang.
Berdasarkan keterangan keluarga, Z awalnya pergi bersama dua orang temannya sebelum akhirnya bertemu dengan A.
Pertemuan tersebut terjadi dengan seseorang yang baru dikenalnya dan kemudian menjadi bagian dari rangkaian peristiwa.
Saat hendak pulang, Z diduga tidak diperbolehkan kembali oleh A yang bahkan sempat mengancam kedua temannya.
Ancaman tersebut membuat situasi semakin mencekam dan menambah kekhawatiran pihak keluarga.
Baca juga: Mobil SPPG Tiba-tiba Hilang Kendali dan Terguling di Kesesi Pekalongan, Sopir Heran
Beruntung, Z kini telah kembali ke rumah dalam kondisi selamat meskipun masih mengalami trauma.
Pihak keluarga pun berharap kejadian serupa tidak terulang kembali di kemudian hari.
Saat ini, kasus tersebut masih dalam penanganan pihak kepolisian untuk proses penyelidikan dan pendalaman lebih lanjut. (*)