Identitas 16 Korban Tewas Bus ALS Belum Terungkap, RS Tak Berani Buka Kantong Mayat, Ini Alasannya
Eko Sutriyanto May 06, 2026 08:38 PM

 

TRIBUNNEWS.COM, LUBUKLINGGAU — Sebanyak 16 jenazah korban kecelakaan maut antara bus Antar Lintas Sumatera (ALS) dan mobil tangki BBM di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan hingga kini belum berhasil diidentifikasi.

Seluruh korban yang meninggal dunia tersebut telah dievakuasi ke Rumah Sakit Siti Aisyah, Kota Lubuklinggau, Rabu (6/5/2026) sore sekitar pukul 17.00 WIB.

Pihak rumah sakit menyatakan seluruh jenazah masih berada dalam kantong jenazah dan belum dibuka.

RS  menunggu instruksi resmi dari kepolisian.

Humas RS Siti Aisyah, Yassir Watera, menjelaskan bahwa rumah sakit hanya berperan sebagai tempat penitipan sementara karena memiliki fasilitas ruang pemulasaraan jenazah.

Baca juga:  Kronologi Bus ALS Tabrakan di Muratara, Dua Kendaraan Ludes Terbakar, 16 Orang Tewas

“Sebanyak 16 kantong jenazah kami terima sore tadi. Saat ini semuanya masih dalam kondisi tertutup dan belum diidentifikasi. Kami hanya memberi nomor urut sesuai kantong jenazah yang masuk,” ujar Yassir.

Ia menegaskan, pihak rumah sakit tidak berani melakukan tindakan apa pun, termasuk membuka kantong jenazah sebelum ada arahan dari aparat kepolisian.

Penomoran dilakukan untuk memudahkan proses identifikasi lanjutan, yang biasanya melibatkan tim Inafis Polri, tenaga medis forensik, serta pencocokan data ante-mortem dari keluarga korban.

Korban Selamat Dirawat di Lokasi Lain

Sementara itu, empat korban yang dilaporkan selamat dalam insiden tersebut tidak dirawat di RS Siti Aisyah.

Hingga kini belum ada informasi resmi terkait lokasi perawatan mereka.

“Kami tidak menerima korban selamat di sini. Untuk tindak lanjut, kami masih menunggu informasi dari pihak kepolisian,” tambah Yassir.

Kecelakaan tragis ini terjadi di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), tepatnya di Kelurahan Karang Jaya, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Muratara, pada Rabu siang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, bus ALS melaju dari arah Kota Lubuklinggau menuju Muratara.

Dari arah berlawanan, sebuah mobil tangki BBM milik perusahaan swasta melintas menuju Lubuklinggau.

Diduga, tabrakan terjadi di jalur tersebut hingga menyebabkan benturan keras.

Tumpahan bahan bakar dari tangki kemudian memicu kebakaran hebat yang dengan cepat melahap kedua kendaraan.

Api yang membesar membuat sebagian besar penumpang bus terjebak di dalam kendaraan dan tidak sempat menyelamatkan diri.

Sejauh ini, hanya beberapa orang yang dilaporkan berhasil keluar dari bus sebelum api membesar, sementara sebagian besar korban lainnya meninggal dunia di lokasi kejadian.

Baca juga: Penyebab Bus ALS Terbalik di Exit Toll Padang-Sicincin, 2 Atlet Karate Asal Medan Tewas

Jalinsum Sempat Lumpuh Total

Insiden ini sempat menyebabkan kemacetan panjang di Jalinsum, yang merupakan jalur utama penghubung antarprovinsi di Pulau Sumatera.

Kobaran api yang besar serta proses evakuasi membuat arus lalu lintas lumpuh total selama beberapa waktu.

Peristiwa ini juga dengan cepat menyebar luas di media sosial melalui video dan foto yang diunggah warga.

Kasat Lantas Polres Lubuklinggau, AKP M. Karim, membenarkan kejadian tersebut dan menyatakan pihak kepolisian masih melakukan penanganan di lokasi.

“Iya benar, saat ini anggota masih di lapangan untuk melakukan identifikasi dan penyelidikan lebih lanjut,” ujarnya singkat.

Hingga kini, penyebab pasti kecelakaan masih dalam proses penyelidikan, termasuk kemungkinan faktor kelalaian, kondisi kendaraan, maupun faktor jalan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.