Jakarta (ANTARA) - Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah, meninjau Bendungan Polor, Kali Angke, Kembangan Selatan untuk menelusuri pemicu genangan di kawasan persimpangan kolong Ring Road Puri Kembangan, Rabu.
"Kunjungan fokus pada pemantauan aliran Kali Angke dan koordinasi pembangunan infrastruktur di kawasan Bendungan Polor," kata Iin di Jakarta, Rabu.
Genangan di kawasan Kolong Ring Road Puri yang disebabkan oleh luapan Kali Angke membuat solusi penyelesaian banjir mesti berhubungan dengan kali tersebut.
Lantaran bendungan itu terletak di perbatasan dengan wilayah Kota Tanggerang, kata Iin, dibutuhkan kerja sama dengan Pemerintah Kota Tangerang, agar dapat mengatasi persoalan genangan di kawasan Kembangan.
"Masalah geografis di perbatasan membuat kita saling bergantung. Karena itu, penanganan banjir harus diselesaikan secara komprehensif dari hulu ke hilir dengan melibatkan seluruh pihak, mulai dari Dinas SDA hingga BUMD terkait," katanya disela-sela peninjauan, Rabu.
iin mengatakan, selain dalam rangka memantau debit air, fokus utama koordinasi adalah untuk pembersihan sampah yaitu menangani tumpukan sampah yang menghambat aliran kali di wilayah perbatasan.
"Kemudian sinkronisasi proyek dengan memastikan program pembangunan antara Pemprov DKI Jakarta dan Pemkot Tangerang," kata dia.
Selain itu, Iin juga mengimbau warga untuk turut ambil bagian dalam menjaga lingkungan. Menurutnya, infrastruktur hebat sekalipun tidak akan maksimal tanpa partisipasi masyarakat menjaga kebersihan lingkungan.
"Kami mohon warga tidak membuang sampah ke aliran kali. Kelancaran arus air adalah tanggung jawab kita bersama," tegasnya.
Di tempat yang sama, Plt Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Barat, Mustajab menjelaskan, monitoring ini merupakan tindaklanjut dari penelusuran pemicu genangan di kawasan persimpangan Kembangan yang dipicu luapan Kali Angke.
Meski telah diputuskan untuk melakukan pembangunan saluran di pinggir Jalan Outer Ring Road menuju Kali Angke, sementara waktu dibutuhkan penanganan darurat.
Adapun aksi penyedotan menggunakan mobil tangki dan pompa apung yang dilakukan seperti Selasa (5/5) kemarin membutuhkan waktu sehingga genangan lambat surut.
Karena itu, pihaknya bersama Wali Kota Jakarta Barat terus berupaya mencari solusi darurat sebelum pembangunan saluran baru terealisasi.
"Solusinya, Wali Kota merencanakan akan melakukan gerebek sampah di hilir saluran ke Kali Angke di akhir pekan ini," tandasnya.





