Jakarta (ANTARA) - Pasukan Hijau Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Sudin Tamhut) Jakarta Selatan (Jaksel) melakukan pemangkasan terhadap sebanyak 25 pohon rawan tumbang di Kecamatan Kebayoran Lama.

"Pemangkasan dilakukan sebagai tindak lanjut aduan masyarakat sekaligus bagian dari program Rabu Menoping," kata Kepala Sudin Tamhut Jakarta Selatan Herlina Merinda di Jakarta, Rabu.

Dia mengatakan kegiatan itu dilakukan berdasarkan aduan masyarakat yang mayoritas disampaikan melalui aplikasi JAKI.

Pemangkasan itu, kata dia, dilakukan di sejumlah lokasi, yaitu sembilan pohon di Kelurahan Pondok Pinang, sembilan pohon di Kelurahan Grogol Utara, dua pohon di Kelurahan Kebayoran Lama Utara, dan lima pohon di Kelurahan Cipulir.

"Sebanyak 50 personel Pasukan Hijau dikerahkan dalam pemangkasan pohon ini," ujar Herlina.

Dia menyebutkan beberapa jenis pohon yang dipangkas itu meliputi angsana, sawo duren, petai cina, asam kranji, mahoni, karet kebo, beringin, dan lainnya.

"Untuk hari ini, pemangkasan difokuskan di wilayah Kecamatan Kebayoran Lama. Petugas yang dikerahkan berasal dari seluruh tim di 10 kecamatan se-Jakarta Selatan," tutur Herlina.

Dia pun berharap upaya tersebut dapat meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat, baik pengguna fasilitas umum maupun warga yang melintas di sekitar lokasi.

"Kami terus mengintensifkan pemeliharaan pohon, tidak hanya saat program Rabu Menoping, tetapi juga pada hari-hari lainnya," ucap Herlina.

Sementara itu, salah seorang warga, Arifin Ilham (42) mengapresiasi pemangkasan pohon tersebut karena membuat lingkungan menjadi lebih aman dan terang.

"Sebelum dipangkas, jalan terlihat gelap karena cahaya terhalang. Sekarang, jadi lebih terang dan rapi," ungkap Arifin.

Pohon yang dipangkas juga dinilai rawan tumbang saat kondisi cuaca ekstrem atau curah hujan tinggi karena terletak di akses infrastruktur, misalnya di saluran air atau sisi jalan, dan kondisi pohon-pohon tersebut sudah keropos, kering dan mati.

Kegiatan pemangkasan dilakukan oleh petugas lapangan dan tim reaksi cepat di seluruh wilayah kecamatan di Jakarta Selatan. Pemangkasan ini bertujuan memastikan keselamatan warga dan menjaga estetika kota.