Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Maria Vianey Gunu Gokok
POS-KUPANG.COM, SOE- Sebanyak 294 sekolah di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) tidak memiliki kepala sekolah definitif dan hanya dipimpin oleh pelaksana tugas kepala sekolah.
Dari jumlah tersebut sebanyak 148 Sekolah Dasar, 103 SMP dan 43 Sekolah yang saat ini dipimpin oleh Plt Kepala Sekolah.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Apris Adrian Manafe, menyampaikan bahwa kondisi ini terbentur dengan salah satu syarat yang harus dipenuhi para calon kepala sekolah.
"Kita kemarin itu terbentur dengan salah satu syarat untuk jadi Kepala Sekolah itu harus sudah diklat calon Kepala Sekolah yang dilaksanakan oleh Direkturat GTK, namun karena efisiensi anggaran tahun kemarin maka itu tidak dilaksanakan," jelasnya.
Baca juga: Polres TTS Keluarkan DPO Tersangka Kasus Penipuan di Kecamatan Kuatnana
Apris menggambarkan bahwa Syarat menjadi kepala sekolah di Indonesia menurut aturan terbaru (Permendikdasmen 2025/Permendikbudristek No. 40 Tahun 2021) meliputi kualifikasi akademik minimal S1/D-IV, memiliki sertifikat pendidik, memiliki Sertifikat Guru Penggerak (diutamakan), pangkat minimal III/c (PNS) atau pengalaman mengajar minimal 8 tahun (PPPK), serta usia maksimal 56 tahun.
"Jadi kita sampaikan bahwa beberapa kepala sekolah ini sudah tidak memiliki syarat untuk jadi kepala sekolah lagi, karena sudah lebih dari dua periode. Yang pangkat III/C, III/D IV/a, IV/b. Yang banyak sekarang ini saya lihat golongan IIIB, yang masuk pada penerimaan CPNS 4-5 tahun lalu," gambarnya, Rabu (6/5/2026).
Ia menegaskan bahwa dengan kondisi ini, pihaknya tengah menyiapkan draft para calon kepala sekolah, yang selanjutnya akan dibahas dan dilaporkan kepada Bupati TTS untuk diusulkan melalui Direktorat GTK.
"Jadi itu akan kita lakukan, tapi ya betul membutuhkan waktu. Karena lewat jalur nonreguler ini, administrasinya juga tetap ketat. Sehingga nanti kita usulkan dan berproses untuk Kepala sekolah definitif, tapi untuk sementara masih bisa ditangani oleh para Plt dulu," tegasnya ketika diwawancarai diruang kerjanya. (any)