54 Sekolah dan 9 Universitas ikuti Utsawa Widyaswara Susastra Bali 
Anak Agung Seri Kusniarti May 07, 2026 12:03 AM

TRIBUN-BALI.COM - DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali, menggelar Utsawa Widyaswara Susastra Bali untuk memeriahkan Bulan Bung Karno 2026 sekaligus memperingati Hari Ulang Tahun ke-53.

Utsawa Widyaswara Susastra Bali, merupakan sebuah ajang yang memadukan kompetisi intelektual dengan pelestarian budaya lokal.

Kegiatan ini mulai digelar pada Rabu, 6 Mei 2026 hingga Sabtu, 10 Mei 2026, bertempat di Kantor DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali. Sejak hari pertama, atmosfer antusias sudah terasa kuat.

Puluhan institusi pendidikan dari seluruh Bali ambil bagian, menunjukkan bahwa minat generasi muda terhadap bahasa dan sastra Bali masih sangat tinggi.

Baca juga: DLHK Badung Belum Sepenuhnya Bisa Bawa Kompos ke Lahan Taman Bung Karno Bali, Ini Penyebabnya

Baca juga: KOSTER Tutup Perayaan Bulan Bung Karno 2025, Serahkan Piala dan Hadiah Kepada Pemenang Lomba

Total peserta yang terlibat dalam ajang ini terbilang signifikan. Pada jenjang Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Sekolah Menengah Atas (SMA), masing-masing diikuti oleh 18 sekolah dari 9 kabupaten/kota se-Bali. 

Setiap daerah mengirimkan dua sekolah terbaiknya, sehingga secara keseluruhan terdapat 54 sekolah yang bersaing di tiga jenjang tersebut.

Partisipasi dari tingkat perguruan tinggi juga tidak kalah menarik. Sebanyak 9 universitas dari berbagai wilayah di Bali turut ambil bagian dalam audisi ini.

Kehadiran peserta dari berbagai jenjang pendidikan ini memperlihatkan bahwa pelestarian bahasa dan sastra Bali tidak hanya menjadi tanggung jawab pelajar, tetapi juga mendapat perhatian serius dari kalangan akademisi.

Pelaksanaan audisi berlangsung setiap hari mulai pukul 09.00 WITA dengan jadwal yang telah disusun berjenjang. 

Hari pertama, Rabu (6/5), diawali dengan kategori tingkat Sekolah Dasar (SD) yang diikuti oleh 18 sekolah terbaik dari seluruh kabupaten/kota. 

Selanjutnya, audisi berlanjut ke jenjang SMP, SMA, hingga perguruan tinggi pada hari-hari berikutnya, sebelum mencapai puncaknya pada babak final.

Babak final dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 10 Juni 2026, yang akan menjadi momen penentuan sekaligus puncak dari rangkaian kegiatan ini. 

Para peserta terbaik akan menampilkan kemampuan terbaik mereka dalam bidang sastra Bali, sekaligus menunjukkan kualitas generasi muda dalam menjaga identitas budaya daerah.

Utsawa Widyaswara Susastra Bali bukan sekadar kompetisi, melainkan juga ruang pembelajaran yang mendorong peserta untuk berpikir kritis, kreatif, serta memiliki kecintaan mendalam terhadap budaya lokal.

Kegiatan ini selaras dengan semangat Bung Karno yang menekankan pentingnya berkepribadian dalam kebudayaan.

Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen nyata dalam menjaga dan mengembangkan warisan budaya Bali di tengah tantangan globalisasi.

Dengan melibatkan berbagai jenjang pendidikan, kegiatan ini diharapkan mampu menciptakan regenerasi pelestari budaya yang kuat dan berkelanjutan.

Lebih dari itu, ajang ini juga menjadi bukti bahwa budaya dapat dikemas secara modern, menarik, dan kompetitif. Generasi muda tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga pelaku utama dalam menjaga eksistensi bahasa dan sastra Bali.

Dengan tingginya partisipasi serta semangat yang ditunjukkan para peserta, Utsawa Widyaswara Susastra Bali 2026 diprediksi menjadi salah satu agenda budaya paling berpengaruh tahun ini di Bali.

Momentum Bulan Bung Karno pun semakin bermakna, tidak hanya sebagai peringatan sejarah, tetapi juga sebagai gerakan nyata membangun masa depan budaya yang lebih kuat. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.