Tingkatkan Kepercayaan Publik, BPSDM Aceh Bangun Zona Integritas
IKL May 07, 2026 12:52 AM

PROHABA.CO, BANDA ACEH – Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Aceh mendeklarasikan pembangunan Zona Integritas melalui penandatanganan piagam dan komitmen bersama yang berlangsung di Aula Kantor BPSDM Aceh, Rabu (6/5/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala BPSDM Aceh, Marthunis ST DEA, serta diikuti seluruh pejabat administrator di lingkungan instansi itu.

Pencanangan ini menjadi langkah awal dalam memperkuat komitmen menghadirkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.

Sejumlah pejabat turut hadir menyaksikan kegiatan tersebut, di antaranya Kepala Badan Kepegawaian Aceh, Inspektur Aceh, Kepala BPKP Perwakilan Aceh, serta Ketua Ombudsman Perwakilan Aceh.

Pada waktu yang sama, pencanangan Zona Integritas juga dilaksanakan di UPTD Penyelenggara Pelabuhan Penyeberangan (PPP) Wilayah I Dinas Perhubungan Aceh, yang dihadiri Kepala Dinas Perhubungan Aceh bersama Kepala UPTD PPP Wilayah II.

Kepala BPSDM Aceh, Marthunis
Kepala BPSDM Aceh, Marthunis (For Prohaba.co)

Kepala BPSDM Aceh, Marthunis, mengatakan pembangunan Zona Integritas merupakan langkah strategis dalam mendorong reformasi birokrasi, terutama untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus mencegah praktik korupsi.

“Pencanangan zona integritas ini bukan sekadar seremonial, tetapi harus menjadi zona nyaman dan aman bagi seluruh civitas BPSDM Aceh dalam bekerja lebih profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, penerapan Zona Integritas diharapkan mampu membawa perubahan nyata dalam budaya kerja aparatur sipil negara, sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemerintah.

Dengan pencanangan tersebut, BPSDM Aceh bersama instansi terkait berkomitmen melakukan perbaikan berkelanjutan guna meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) serta Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.