Sosok Sopir Truk Tangki yang Tewas Kecelakaan dengan Bus ALS, Ternyata Pengantin Baru
Ardhi Sanjaya May 07, 2026 12:05 AM

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Duka mendalam dirasakan keluarga Ariyanto, korban tewas dalam kecelakaan maut Bus ALS dengan mobil tangki milik PT Seleraya di Kabupaten Muratara, Sumsel, Rabu (6/5/2026).

Warga Desa Ketapat Bening, Kecamatan Rawas Ilir, Kabupaten Muratara ini merupakan pengemudi truk tangki BBM tersebut.

Saat kejadian, korban hendak melakukan loading atau pembongkaran muatan BBM di Simpang Jene, Kabupaten Musi Rawas (Mura).

Dalam peristiwa tersebut, korban Ariyanto tewas terbakar bersama penumpangnya, Marlini.

Kepergian almarhum secara tragis meninggalkan duka mendalam bagi keluarga yang ditinggalkan.

Ariyanto meninggalkan tiga orang anak; dua orang sudah besar dan satu di antaranya masih duduk di bangku SD.

Selain tiga orang anak, istri korban Ariyanto, Usbapermi, mengaku tak bisa berkata-kata dan tak mampu menyembunyikan kesedihannya.

Pasalnya, korban Ariyanto dan Usbapermi diketahui baru saja melangsungkan pernikahan.

"Tak bisa berkata-kata saya," kata Usbapermi kepada wartawan di RS Siti Aisyah Kota Lubuklinggau.

Dia menceritakan mendapat kabar sekira pukul 15.30 WIB. Ketika mendapat kabar itu, ia langsung pergi menuju Rumah Sakit Siti Aisyah.

"Dikabari langsung diminta datang ke TKP saat di jalan, soalnya langsung ke rumah sakit," ungkapnya.

Dia menceritakan, ketika peristiwa itu terjadi, suaminya hendak pergi menuju "bongkaran", sebutan untuk tempat bongkar BBM PT Seleraya.

Sebelum kejadian itu, Usbapermi mengatakan suaminya sempat singgah ke rumah dan menanyakan apakah ia ingin menitip beli nanas.

"Tidak ada firasat. Pukul 10.00 WIB dia mampir bilang mau titip beli nanas tidak," ujarnya.

Sementara itu, anak sulung korban, Rangga, mengungkapkan komunikasi terakhir dengan korban terjadi kemarin malam melalui telepon.

"Kami teleponan seperti biasa, tanya kabar saja," ungkapnya.

Kemudian sekira pukul 15.00 WIB, ia dikabari oleh keluarganya bahwa ayahnya kecelakaan di Kabupaten Muratara dan meninggal dunia.

"Saya sedang bekerja cuci steam, dikabari keluarga kalau kecelakaan, disuruh ke rumah sakit," ujarnya.

Sebelumnya, polisi mengungkap penyebab kecelakaan Bus ALS dengan mobil tangki BBM milik PT Seleraya di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumsel.

Kecelakaan ini terjadi di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Kelurahan Karang Jayo, Kecamatan Karang Jayo, Kabupaten Muratara, Rabu (6/5/2026) siang.

Dalam laporan kepolisian, jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas ini berjumlah 16 orang.

Rinciannya: 14 orang dari Bus ALS dan 2 orang dari mobil tangki BBM.

Sementara itu, penumpang selamat diinformasikan berjumlah 4 orang yang kini menjalani perawatan di Puskesmas Karang Jaya; 3 orang mengalami luka bakar serius dan 1 orang luka lecet.

Adapun identitas pengemudi Bus ALS yakni Alif (44 tahun) warga Jawa Tengah dengan kenek Saf (50) meninggal dunia, serta M. Fadli dalam kondisi selamat dan hanya mengalami luka goresan.

Kemudian pengemudi mobil tangki BBM PT Seleraya atas nama Ariyanto dalam kondisi meninggal dunia dan penumpang Marlini juga meninggal dunia.

Kasat Lantas Polresta Muratara, AKP M. Karim, menyampaikan bahwa berdasarkan keterangan kenek bus yang selamat, bus oleng saat menghindari sesuatu di lokasi kejadian.

"Bus masuk lubang akhirnya masuk jalur lainnya, terjadi adu kambing. Sementara mobil tangki posisinya membawa minyak mau bongkar," kata Karim kepada wartawan.

Karim mengungkapkan dugaan penyebab kebakaran berasal dari minyak mentah yang menyambar ke mobil saat kecelakaan terjadi.

"Sementara untuk adanya motor, itu milik penumpang di dalam bus tersebut," ujarnya.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.