Laporan Hasim Arfah, Wartawan Tribun-timur.com dan Media Centre Haji 2026 dari Arab Saudi
TRIBUN-TIMUR.COM, JEDDAH — Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Daerah Kerja (Daker) Bandara memastikan kesiapan layanan jelang kedatangan jamaah haji Indonesia gelombang kedua di King Abdulaziz International Airport, Kamis (6/5/2026).
Kepala Daker Bandara, Abdul Basir, menyampaikan kloter pertama gelombang II dijadwalkan tiba pada Jumat (7/5/2026) pukul 06.30 waktu Arab Saudi.
“Besok akan mulai kedatangan pertama jamaah haji gelombang kedua di Bandara Jeddah,” ujarnya.
Ia menjelaskan, alur layanan kedatangan gelombang kedua pada prinsipnya serupa dengan gelombang pertama, yakni melalui dua skema: jalur fast track dan non-fast track.
Jamaah fast track akan masuk melalui gate A dan langsung diarahkan ke bus dalam waktu maksimal 30 menit.
Jarak dari gate ke area bus beberapa puluh meter, sehingga disediakan mobil golf untuk membantu mobilitas, khususnya bagi lansia dan disabilitas.
Sementara itu, jamaah non-fast track yang melalui gate D dan E dapat beristirahat sejenak di paviliun atau ruang tunggu berpendingin udara sebelum melanjutkan perjalanan.
Baca juga: Jamaah Calon Haji Gelombang 2 Tiba 7 Mei 2026 di Jeddah
“Ruang tunggu dilengkapi fasilitas AC sehingga jamaah bisa beristirahat,” jelasnya.
Abdul Basir menegaskan, layanan di Bandara Jeddah menuntut kecepatan tinggi.
Karena itu, jamaah gelombang kedua diwajibkan sudah mengenakan kain ihram sejak dari embarkasi.
“Ini penting karena layanan di Bandara Jeddah sangat padat, semua harus serba cepat,” tegasnya.
Selain itu, jamaah diingatkan untuk mematuhi ketentuan barang bawaan, yakni hanya membawa satu koper besar di bagasi, satu koper kabin, dan satu tas paspor.
Dalam peninjauan tersebut, PPIH juga memastikan kesiapan fasilitas pendukung, termasuk klinik kesehatan haji Indonesia yang berada di sekitar gate E.
Klinik ini akan memberikan layanan kesehatan tingkat pertama bagi jamaah yang membutuhkan observasi setibanya di bandara.
Tak hanya itu, layanan ramah lansia juga diperkuat dengan penyediaan mobil golf gratis serta koordinasi dengan layanan Nusuk Marhabah untuk penyediaan kendaraan khusus bagi jamaah disabilitas.
“Jamaah lansia dan disabilitas bisa menggunakan kursi roda dan kendaraan khusus yang sudah disiapkan,” tambahnya.
Dengan berbagai kesiapan tersebut, PPIH optimistis proses kedatangan jamaah gelombang kedua di Jeddah dapat berjalan cepat, tertib, dan nyaman, sekaligus memastikan pelayanan optimal bagi seluruh jamaah, terutama kelompok rentan. (hasim arfah/mch 2026)