Mentan Kucurkan Rp 40 Miliar Untuk Pembibitan Kopi Gayo
mufti May 07, 2026 09:39 AM

 “Itu kita kerja sama bangun pembibitan bersama-sama bangun kembali.” ANDI AMRAN SULAIMAN, Menteri Pertanian

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman, menganggarakan dana hingga Rp 40 miliar untuk pembibitan kembali kopi Gayo yang terdampak bencana.

Hal itu disampaikan Mentan saat dimintai tanggapan terkait harga biji kopi arabika di pasar domestik yang naik 30 hingga 40 persen imbas bencana yang menerjang kawasan Gayo, akhir November 2025. “Anggarannya kami siapkan tadi kurang lebih Rp 30 miliar sampai Rp 40 miliar,” kata Amran, Rabu (6/5/2026).

Ia mengaku sudah bertemu dengan Rektor Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh, Prof Mirza Tabrani, pagi kemarin. Bersama pimpinan perguruan tinggi terkemuka di Aceh itu, Mentan membahas kerja sama pembangunan pembibitan ulang untuk kebutuhan perkebunan kopi. “Itu kita kerja sama bangun pembibitan bersama-sama bangun kembali,” tutur Amran.

Sebelumnya, Wakil Mentan, Sudaryono, mengatakan, Kementerian Pertanian sudah menjalankan program penanaman kembali (replanting) sejak dua tahun lalu. Salah satu sasaran program tersebut adalah perkebunan kopi di Aceh yang dinilai sebagai salah satu komoditas unggulan. “Kalau replanting kan kita jalan sudah dari tahun lalu, ya. Kopi, kemudian kakao kan kita sudah kan, peremajaan itu semua kan?” ujarnya.

Dia menyebut, pemerintah menganggarkan penanaman ulang tanaman kopi khusus untuk daerah Gayo. Program tersebut menggunakan anggaran peremajaan 9 komoditas perkebunan strategis senilai Rp 9,95 triliun yang digelontorkan dalam waktu tiga tahun. 

Anggaran itu digelontorkan karena banyak tanaman komoditas perkebunan diketahui telah berumur tua sehingga produktivitasnya menurun. “Untuk bagaimana menempatkan semua sektor perkebunan kita yang tadinya juara itu kembali juara lagi. Kopi, kakao, kelapa, kemudian pala, lada, mete, kemudian gambir, termasuk tebu di situ, ya,” kata Sudaryono.(kompas.com)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.