Persija vs Persib di Segiri, Dandri Sindir Tim yang Tak Siap Gelar Laga Home: Jangan Terulang Lagi
Kemal Setia Permana May 07, 2026 09:48 AM

TRIBUNJABAR.ID - Pemilihan Stadion Segiri, Samarinda, sebagai venue laga Persija vs Persib ditanggapi Manajer Borneo FC, Dandri Dauri.

Dandri menyebut bahwa keputusan penunjukan venue tidak ada kaitannya dengan Borneo FC meski digelar di Segiri. 

"Kalau saya melihat, keputusan itu merupakan hasil koordinasi antara PSSI, I.League, dan Panpel Persija."

"Dalam posisi saya sebagai manajer Borneo FC, saya berpikir itu adalah keputusan mereka."

"Jadi saya tidak dalam kapasitas untuk memberikan izin atau tidak, karena itu bukan ranah saya ataupun Borneo FC secara langsung," kata Dandri saat dihubungi Bolasport, Rabu (6/5/2026).

Dandri mengatakan bahwa Borneo FC juga selalu berkoordinasi dengan pemerintah setempat untuk menyewa Stadion Segiri.

Namun ia tidak mau bicara apakah ini menjadi sebuah kerugian bagi Borneo FC karena pertandingan itu digelar di Samarinda.

Sebab, Borneo FC dan Persib sedang bersaing untuk menjadi juara Super League 2025/2026.

Baca juga: Viking Tasik Bareng KPAID Minta Polisi Segera Ungkap Pelaku Penganiayaan Bobotoh

Alih-alih, ia melontarkan sindiran bagi tim lain yang tak bisa menggelar laga di kandang sendiri.

"Saya hanya berharap ke depan bukan hanya Persija, tetapi juga kota-kota lain yang memiliki klub Liga 1 bisa lebih siap lagi, baik terkait stadion, penyelenggaraan pertandingan, koordinasi dengan pemerintah setempat, maupun dengan pihak keamanan, supaya kejadian seperti ini tidak terus terulang,"

"Jadi kalau bicara soal keuntungan atau kerugian, saya tidak akan masuk ke situ."

Dandri hanya berharap baik Persib dan Persija bisa menjaga keamanan di Stadion Segiri.

Terlebih ada penonton yang akan datang.

"Saya juga berpesan kepada masyarakat Samarinda untuk mendukung terselenggaranya pertandingan ini."

"Kenapa? Karena ini juga menjadi berkah bagi warga Samarinda, terutama pelaku UMKM yang bisa kembali berjualan, apalagi jika nantinya pertandingan dihadiri penonton," kata Dandri.

Persib Tak Ikut Campur

Sementara itu, Persib Bandung menekankan bahwa mereka tidak terlibat dalam perubahan lokasi pertandingan menghadapi Persija Jakarta pada ajang Super League Indonesia musim 2025/2026.

Pertandingan yang awalnya dijadwalkan berlangsung di Jakarta International Stadium kini mengalami penyesuaian.

Berdasarkan keputusan operator kompetisi, I League, pada Rabu (6/5/2026), laga tersebut dipastikan berpindah ke Stadion Segiri, Samarinda, dan akan digelar pada Minggu (10/5/2026).

Baca juga: Daftar Harga BBM Pertamina Hari Ini Kamis 7 Mei 2026 Se-Indonesia, Cek Pertamax

Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menyampaikan bahwa klub menghormati sepenuhnya keputusan yang diambil oleh operator liga bersama para pemangku kepentingan, demi memastikan jalannya kompetisi tetap lancar.

“Persib menghormati keputusan yang telah ditetapkan oleh I League terkait penyesuaian venue pertandingan. Kami memahami keputusan tersebut diambil melalui koordinasi bersama berbagai pihak, dan mempertimbangkan kepentingan kompetisi secara menyeluruh,” ujar Adhitia, saat dihubungi, 6 Mei 2026.

Ia menegaskan bahwa dalam proses penentuan tersebut, Persib tidak melakukan campur tangan dalam bentuk apa pun terhadap kebijakan yang menjadi kewenangan operator liga.

“Sebagai klub profesional, Persib senantiasa menghormati kewenangan operator liga, dalam mengambil keputusan terkait kompetisi. Kami tidak pernah mengintervensi proses maupun keputusan yang menjadi otoritas operator liga,” kata Adhitia.

Menurutnya, setiap pertandingan yang dijalani merupakan bagian dari komitmen profesional klub.

"Kami selalu siap bertanding di stadion mana pun, dan akan selalu menghormati, serta menaati seluruh regulasi, maupun keputusan yang ditetapkan operator liga,” kata dia.

Lebih jauh, Adhitia memastikan bahwa fokus utama tim saat ini adalah mematangkan persiapan agar bisa tampil maksimal di lapangan, sembari tetap menjunjung tinggi nilai sportivitas.

“Kami percaya bobotoh selalu mampu menunjukkan dukungan yang dewasa, positif, dan penuh kecintaan terhadap klub. Dukungan tersebut tentunya menjadi energi penting bagi tim dalam menjalani setiap pertandingan,” ujarnya.

Ia juga berharap duel melawan Persija dapat berjalan dengan aman dan lancar, sekaligus memberikan dampak positif bagi perkembangan sepak bola nasional.

Adhitia menilai rivalitas antara kedua tim merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari dinamika kompetisi, mengingat sejarah panjang persaingan keduanya yang kerap berlangsung dengan intensitas tinggi, bukan hanya soal poin, tetapi juga harga diri.

"Namun yang terpenting adalah bagaimana seluruh pihak, dapat bersama-sama menjaga semangat sportivitas, rasa saling menghormati, dan menjadikan sepak bola sebagai ruang pemersatu,” ucapnya. (Lutfi/BolaSport)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.