TRIBUNWOW.COM - Laga El Clasico Super League Liga 1 antara Persija Jakarta vs Persib Bandung digelar di pekan ke-32.
Pertandingan Persija Jakarta vs Persib Bandung berlangsung di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (10/5/2026) pukul 15.30 WIB.
Persija Jakarta dan Persib Bandung akan sama-sama melakukan perjalanan menuju ke Samarinda untuk bertanding di luar Jawa.
Baca juga: Jika Persib Bandung, Borneo, & Persija Jakarta Punya Poin yang Sama, Bagaimana Regulasi Jadi Juara?
Jelang El Clasico, penggemar Persib Bandung, Bobotoh memberikan suntikan semangat.
Melalui unggahan video Instagram @bandungfootball, Bobotoh memadati Stadion Gelora Bandung Lautan Api sejak pagi hari, Kamis (7/5/2026).
Mereka berkumpul di luar GBLA untuk memberikan dukungan ke Persib Bandung yang berlatih pagi hari.
Bobotoh berkumpul sesuai dengan arahan yang sudah dibagikan sehari sebelumnya.
Namun, mereka baru bisa bertemu langsung para pemain Persib Bandung pukul 09.30 atau setelah latihan taktikal usai.
Bobotoh yang masuk ke dalam GBLA akan melihat para pemain Persib Bandung berlatih dan memberikan dorongan semangat.
Kerumunan Bobotoh itu pun memadati pintu masuk GBLA sejak pagi.
Flare, spanduk hingga atribut-atribut turut digunakan untuk memberikan dukungan pada tim kebanggaannya.
Meski dipindahkan ke Samarinda, pertandingan Persija Jakarta vs Persib Bandung dipastikan tetap akan digelar dengan kehadiran penonton.
Operator Liga menegaskan bahwa jumlah suporter yang hadir akan disesuaikan dengan kapasitas stadion serta standar keamanan yang berlaku di lokasi pertandingan.
Direktur Utama ILegue Ferry Paulus menyebut keputusan ini diambil dengan tetap mengedepankan koordinasi bersama aparat keamanan.
“Tetap dengan penonton. Sesuai dengan standar kapasitas yang ada di sana. Harapan kita tentunya semua bisa berjalan dengan lancar."
"Kita sangat menghormati apa yang ada di dalam situasi di pihak Kepolisian, dan tentunya jalan keluar yang terbaik yang kita lakukan dengan memindahkan ke Kalimantan Timur merupakan solusi yang paling baiklah,” ujar Ferry dikutip dari Tribun Jakarta.
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa kehadiran penonton tetap menjadi bagian dari atmosfer pertandingan.
Hal ini membuat keuntungan bagi Persija Jakarta yang masih bisa dihadiri oleh suporternya.
Namun, di sisi lain menimbulkan kerugian dari Jakmania yang harus rela merogoh kocek untuk datang ke Samarinda.
Selain suporter Persija Jakarta, penggemar sepak bola di luar tim lawan pun juga boleh hadir.
Hal ini tak menutup kemungkinan jika suporter Borneo FC juga ikut menonton laga tim pesaing ini.
Baca juga: Laga Persija Jakarta Vs Persib Bandung Pindah di Samarinda, Jakmania Serbu Akun Ormas GRIB Jaya
Panitia Pelaksana Bung Ferry mengaku berdampak pada kerugian klub baik finansial maupun dukungan.
"Jelas rugi, terutama finansial karena tidak main di kandang sendiri. Tapi yang paling penting adalah kerugian bagi suporter dan tim," ujar Bung Ferry.
"Pelatih Mauricio Souza juga kecewa tidak bisa main di depan pendukung sendiri. Tapi dia bilang siap main di mana pun demi kebahagiaan Jakmania."
Terkait teknis pertandingan di lokasi baru, pihak panitia masih melakukan koordinasi lebih lanjut.
"Kita masih koordinasi. Tadi malam saya sudah telepon-teleponan, pada dasarnya mereka mempersilakan," lanjut Bung Ferry.
"Tapi untuk jumlah tiket, kami akan rapat kilat dulu di kantor untuk menentukan jumlah cetak dan teknis korporasinya di sana. Harus cepat ini," pungkasnya.
Laga klasik ini tetap diprediksi berlangsung sengit, mengingat rivalitas panjang antara kedua tim yang selalu menyita perhatian publik.
Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, tidak tahu mengenai opsi perpindahan venue pertandingan.
"Bagi saya, saya selalu suka bermain di depan suporter, seperti yang pernah saya katakan, bahkan jika itu suporter lawan dan meskipun mereka menghina Anda."
"Tapi Anda bisa merasakan atmosfer sepak bola," ujar Bojan, setelah melatih anak asuhnya, di Stadion GBLA, Kota Bandung, Rabu (6/5/2026).
Sebab tentunya jika saja laga digelar di Jakarta, maka bisa dipastikan stadion akan dipenuhi suporter tim tuan rumah, The Jak Mania.
Walaupun di Samarinda juga terdapat penonton, tapi pasti atmosfernya akan berbeda jika pertandingan Persija menjamu Maung Bandung digelar di Jakarta.
"Namun, saya mengerti kekhawatiran pihak kepolisian, jadi saya tidak bisa mengubah hal itu. Itu bukan wewenang saya," ucapnya dikutip dari Tribun Jabar. (TribunWOw.com)