HST Masuk Daftar Prioritas, Sekolah Nasional Terintegrasi Berpeluang Dibangun 2026
Hari Widodo May 07, 2026 01:52 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) membuka peluang besar menjadi daerah pertama di Kalimantan Selatan yang dibangunkan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemdikdasmen) pada 2026.

Peluang itu menguat setelah tim verifikasi dan validasi lapangan dari Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, Pendidikan Nonformal dan Pendidikan Informal (PAUD Dikdas dan PNFI) turun langsung meninjau lokasi usulan milik Pemkab HST di Desa Banua Jingah, Kamis (07/05/2026).

Dalam pemaparannya saat Focus Group Discussion (FGD) lintas sektor di Aula Yuda Lalana Disdik HST, Tim Verval Dirjen PAUD Dikdas dan PNFI, Minhajul Ngabidin menyebut HST memiliki peluang cukup besar lolos pada tahap pertama pembangunan nasional tersebut.

“Skor hasil verifikasi sudah mencapai 70. Tinggal beberapa catatan yang perlu dipenuhi daerah agar bisa masuk pembangunan tahap pertama,” ujarnya.

Baca juga: Cegah Penyalahgunaan BBM Bersubsidi, Polres HST Pantau Langsung Penyaluran Biosolar di SPBU

Ia menjelaskan, pemerintah pusat menargetkan pembangunan 100 Sekolah Nasional Terintegrasi pada 2026.

Rinciannya, 50 sekolah dibangun baru dan 50 lainnya melalui peningkatan sekolah eksisting.

Dari seluruh Indonesia, hanya terdapat 125 usulan pemerintah daerah yang masuk pada tahap awal penilaian.

Di Kalimantan Selatan sendiri, hanya dua daerah yang diverifikasi, yakni Barabai dan Barito Kuala.

Menurut Minhajul, lokasi yang diusulkan Pemkab HST dinilai strategis dan minim risiko bencana. Akses menuju lokasi juga dianggap cukup baik untuk mendukung pembangunan kawasan pendidikan terpadu.

Namun demikian, ada catatan penting terkait luasan lahan. Saat ini lahan yang disiapkan Pemkab HST sekitar tujuh hektare, sementara syarat pembangunan sekolah baru mencapai 20 hektare.

“Kami mendorong pemerintah daerah menambah luasan lahan agar sesuai ketentuan,” katanya.

Baca juga: Sorot Praktik Pinjam Bendera Dalam Proyek Pengadaan, Kajari HST: Biasa Disertai Pemberian Fee

Sekretaris Daerah HST, Muhammad Yani memastikan pemerintah daerah siap memenuhi kebutuhan tersebut.

“Kami berkomitmen menyiapkan tambahan lahan untuk mendukung pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi di HST,” ujarnya.

Jika seluruh tahapan berjalan lancar, penetapan daerah penerima program diperkirakan dilakukan akhir Juli 2026 sebelum masuk tahap perencanaan dan pembangunan pada tahun yang sama. (Banjarmasinpost.co.id/Stanislaus sene)
 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.