Cerita Istri Mat Ular Sebelum dan Sesudah Suaminya Jadi Korban Penikaman, Sempat Syok
Alpen Martinus May 07, 2026 05:22 PM

TRIBUNMANADO.CO.ID,MANADO - Kasus penikaman terhadap Muhammad Chalim alias Mat Ular menyita banyak perhatian.

Ia yang disebut sebagai mantan preman Manado tersebut mengalami enam luka tusuk.

Namun bersyukur, nyawanya masih bisa diselamatkan.

Baca juga: Firasat Istri Sebelum Mat Ular Jadi Korban Penikaman di Lorong Anoa, Terima Telepon dari Sosok Ini

Kejadian penikaman tersebut sempat membuat sang istri terpukul.

Istri Muhammad Chalim alias Mat Ular menceritakan detik-detik dirinya mendapat kabar sang suami menjadi korban penikaman di Lorong Anoa, Teling Bawah, Kota Manado, Sulawesi Utara.

Kepada Tribunmanado.co.id, ia mengaku firasatnya sudah tidak enak sejak menerima telepon dari salah satu teman suaminya yang merupakan anggota polisi.

Peristiwa itu terjadi pada Selasa (5/5/2026) malam.

Saat itu, mereka masih berada di rumah dan sang suami tengah bersiap pergi ke rumah duka yang kemudian menjadi lokasi penikaman.

Biasanya, ia selalu ikut bersama sang suami.

Namun hari itu, dirinya memilih tinggal di rumah karena sedang kurang enak badan.

“Saya bilang dia saja yang pergi, saya lagi kurang enak badan. Waktu itu dia pergi dengan dua temannya ke lokasi,” ujarnya saat diwawancarai di ruang inap RSUP Prof Kandou Malalayang, Kota Manado, Kamis (7/5/2026) siang.

Ia mengatakan, salah satu teman yang ikut bersama korban merupakan anggota polisi.

Sementara itu, dirinya memilih beristirahat di rumah.

Beberapa saat kemudian, salah satu kerabat sudah pulang ke rumah.

“Saya tanya, mana dia (suami). Katanya masih di acara duka, belum mau pulang,” katanya.

Tak lama berselang, telepon dari teman suaminya yang anggota polisi masuk. 

Perasaannya langsung berubah tidak enak.

Kata dia, jika kerabat tersebut menelponnya, pasti ada sesuatu yang terjadi pada sang suami.

“Saat diangkat, dia bilang sekarang ke rumah sakit, suami saya dilarikan ke sana,” ujarnya.

Ia langsung mengetahui telah terjadi sesuatu terhadap suaminya.

Korban saat itu dilarikan ke RS Robert Wolter Monginsidi Teling.

Saat tiba di rumah sakit, ia mengaku syok melihat kondisi suaminya yang sudah bersimbah darah.

“Darah sampai di lantai rumah sakit,” katanya.

Ketika itu, korban dalam kondisi tidak sadarkan diri.

Sekitar empat jam kemudian, korban baru mulai sadar.

Setelah mendapat penanganan awal, korban kemudian dirujuk ke RSUP Prof Kandou Malalayang untuk menjalani perawatan lanjutan.

Ia bersyukur sang suami masih diberi keselamatan dalam insiden tersebut.

Menurutnya, sang suami saat ini bekerja sebagai pekerja tambang di Tatelu dan dikenal sebagai sosok yang penuh tanggung jawab terhadap keluarga. 

Kondisi Terkini 

Korban penikaman di Lorong Anoa, Teling Bawah, Kota Manado, Muhammad Chalim alias Mat Ular, masih menjalani perawatan intensif di RSUP Prof Kandou Malalayang, Kamis (7/5/2026).

Tim Tribunmanado.co.id berkunjung kesana sekitar pukul 13.30 Wita.

Di lokasi ruang inap, Mat Ular tampak terbaring di ranjang pasien.

Di tangannya terpasang infus.

Ia juga mengenakan masker oksigen yang menutupi mulut serta hidung.

Sejumlah luka tusuk di tubuh korban sudah dibalut perban.

Pada bagian luka sebelah rusuk kanan terpasang sebuah selang.

Meski terlihat lemah, korban masih dalam kondisi sadar. Ia bisa berkomunikasi dengan lancar, meski tidak banyak berbicara.

Sang istri tampak setia menemani di ruangan perawatan di temani sang kakak korban.

Ada dua kerabat yang datang membesuk di ruangan tersebut.

“Tadi ada lagi yang datang besuk. Dari pagi sampai sekarang baru selesai,” ujar korban kepada Tribunmanado.co.id.

Istri korban mengatakan kondisi suaminya mulai membaik dan sudah bisa berkomunikasi dengan baik.

Menurutnya, terdapat enam luka tusuk di tubuh korban.

“Ada enam pak, empat di bagian belakang, dua di bagian depan,” katanya sambil menunjukkan bagian luka.

Ia menjelaskan, korban tidak menjalani operasi, namun mendapat tindakan medis pada luka di bagian rusuk kanan untuk mengeluarkan angin yang berdampak pada paru-paru.

“Saat ini kondisinya masih dipantau dokter bedah, masih melihat kondisi ke depan seperti apa,” sambungnya.

Meski masih terbaring lemah, Mat Ular tetap menyapa dengan ramah sebelum kembali beristirahat.

Pihak keluarga bersyukur korban masih selamat dalam insiden penikaman tersebut.

Hingga kini korban masih menjalani perawatan dan diperkirakan masih membutuhkan waktu pemulihan lebih lanjut. (PET)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.