WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI - Sentra Terpadu Pangudi Luhur (STPL) Bekasi menggelar pameran karya penyandang disabilitas dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) pada Kamis (7/5/2026).
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan STPL Bekasi, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi itu menampilkan beragam karya seni dan kreativitas para penerima manfaat
Pantauan di lokasi, karya seni yang ditampilkan itu seperti lukisan, seni tari, seni kulit, hingga batik ciprat.
Lebih kurang ada 200 orang memadati lokasi acara dari beragam kalangan, seperti peserta lomba, penampil, hingga pendamping orangtua.
Kepala Bagian Umum Tata Usaha STPL Bekasi, Jaswadi mengatakan, kegiatan tersebut menjadi ruang bagi para penyandang disabilitas untuk menunjukkan kemampuan dan kreativitas mereka kepada masyarakat luas.
“Kalau STPL kami tahu kan lembaga yang bergerak di bidang rehabilitasi sosial. Nah tentunya di STPL sendiri banyak penerima manfaat yang memiliki kreativitas yang hebat-hebat,” kata Jaswadi di lokasi, Kamis (7/5/2026).
Jaswadi menjelaskan, pameran tersebut bertujuan meningkatkan rasa percaya diri para penyandang disabilitas melalui interaksi langsung dengan masyarakat.
Sehingga bukan sekadar kegiatan seremonial peringatan Hardiknas semata.
Baca juga: Cegah Pohon Tumbang di Tengah Cuaca Ekstrem, Pemkot Jaksel Gelar Rabu Menoping
“Pameran karya mereka itu kan perlu dilihat oleh masyarakat umum. Nah, melalui momen Hardiknas ini kami berpartisipasi untuk memeriahkan tersebut,” jelasnya.
Selain pameran, STPL Bekasi juga mengadakan sejumlah perlombaan dalam rangka Hardiknas.
Di antaranya storytelling, menggambar, melukis hingga pertandingan catur yang melibatkan penyandang disabilitas dan masyarakat umum.
Menurut Jaswadi, beragam pelatihan kreativitas terus diberikan kepada para penerima manfaat di STPL Bekasi.
Satu contohnya dengan pelatihan melukis yang tidak hanya berfungsi sebagai media seni, namun juga menjadi terapi bagi penyandang disabilitas.
“Melukis sendiri kan tidak hanya dilihat sebagai media gambar tapi itu men-terapi dirinya sendiri. Jadi dengan adanya mereka melukis itu akan melatih motorik dan juga kognitif mereka lebih baik,” ujarnya. (M37)