- Media Iran merilis rekaman video dari Selat Hormuz pada Rabu (6/5/2026).
Rekaman itu menampilkan kapal-kapal masih menunggu izin dari Iran untuk bisa lewat.
Menurut laporan Viory, sekitar 2.000 kapal masih terjebak di Selat Hormuz.
Hal ini karena Iran membelakukan aturan ketat pelayaran buntut perang Amerika Serikat (AS) dan Israel.
Namun, laporan lain menyebut angka yang lebih rendah yakni sekitar 600-800 kapal.
Pada Rabu (6/5/2026), Trump menulis pesan di media sosial yang menyatakan bahwa kesepakatan dengan Iran hampir tercapai.
Hal ini tidak menutup kemungkinan kedua negara akan segera damai.
Jika benar demikian, Trump menjanjikan Selat Hormuz akan terbuka bagi seluruh kapal termasuk Iran.
AS sebelumnya menghentikan sementara Project Freedom yakni pengawalan terhadap kapal-kapal dari Selat Hormuz.
Trump berdalih dirinya dibujuk oleh Pakistan dengan mempertimbangkan proses negosiasi.
Meski Project Freedom ditangguhkan, blokade AS terhadap pelabuhan Iran masih berlaku.
Hal ini bertujuan untuk memberi tekanan ekonomi kepada Iran atas penjualan minyaknya.
Trump ingin melihat selama Project Freedom ditangguhkan, apakah kesepakatan dengan Iran dapat difinalisasi.
(*)
https://video.tribunnews.com/news/933782/kondisi-terkini-selat-hormuz-seusai-trump-setop-project-freedom-kapal-kapal-masih-tunggu-izin-iran