Viral Gadis Palopo Nikahi Hafiz Turki: Pertama Ketemu di Bandara, Langsung Dilamar, Segini Maharnya
Lailatun Niqmah May 07, 2026 08:44 PM

TRIBUNWOW.COM - Viral di media sosial kisah cinta manis antara gadis asal Polopo, Sulawesi Selatan, dengan penghafal Alquran (hafiz) asal Turki.

Dilansir TribunWow.com, tak hanya perjalanan cinta keduanya, mahar pernikahan yang diberikan oleh mempelai pria juga menjadi sorotan warganet di media sosial.

6 Bulan LDR, Komunikasi Online

Asni Manggasa, gadis asal Kelurahan Lebang, Kecamatan Wara Barat, Palopo, mengaku pertama kenal dengan suaminya, Huseyin Dinc setelah dikenalkan kerabatnya.

Kerabat Asni ini menikah dengan warga Turki.

Baca juga: Viral Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Rp 700 Ribu per Pasang, Harga Asli Rp 179 Ribu, Ini 4 Faktanya

Setelah kenal, Asni dan Huseyin Dinc menjalin hubungan jarak jauh.

Komunikasi pun dilakukan secara online, menggunakan kombinasi bahasa Inggris, Turki, hingga bantuan aplikasi penerjemah.

"Perkenalan kami sekitar enam bulan sampai akhirnya memutuskan untuk menikah," ujar Asni, Rabu, dikutip TribunWow.com dari Kompas.com.

"Selama itu kami LDR-an melalui WhatsApp dan belum pernah bertemu sama sekali," sambungnya.

Pertama Bertemu di Bandara

Setelah 6 bulan menjalin hubungan LDR, Huseyin menunjukkan keseriusannya dengan datang ke Indonesia.

Huseyin menelepon Asni dan menyatakan mau melamar.

Asni yang melihat akhlak baik Huseyin pun menerima pinangan tersebut.

"Alhamdulillah, dia rajin sholat, akhlak dan agamanya bagus. Dia juga seorang hafidz (penghafal Al Quran)," kata Asni.

Keduanya kemudian untuk pertama kali bertemu tatap muka secara langsung di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten,  10 April 2026.

Mahar

Huseyin memberikan mahar fantastis untuk Asni, yakni 10 gram emas, dan uang tunai Rp 150 juta.

Setelah menikah, Asni dan Huseyin sementara menetap di Indonesia.

Keduanya juga sepakat berhenti dari pekerjaan masing-masing guna membina rumah tangga baru, dan mempelajari budaya satu sama lain.

Di sisi lain ibu Asni, Suryani Yatim juga mengaku menerima Huseyin sebagai menantu karena melihat akhlaknya.

"Sebagai orang tua pasti ada khawatir karena beda negara dan jauh. Tapi kami lihat kesungguhannya."

"Dia datang jauh-jauh, sopan, dan yang paling penting agamanya bagus," ungkap Suryani.

Baca juga: 3 Fakta Viral Dugaan Pelecehan di Stasiun Kebayoran: Pria Disoraki Tukang Intip, Ini Hasil CCTV KAI

Kata KUA

Di sisi lain, pihak Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Wara Barat, Saharuddin menjelaskan pernikahan Asni dan Huseyin menggunakan aturan dan adat Indonesia.

Adapun akad nikah keduanya digelar di Gedung Saodenrae Convention Centre, Rabu (6/5/2026).

"Kita tetap menggunakan adat kita di sini. Mempelai pria mengikuti prosesi pernikahan sesuai budaya Indonesia," tutur Saharuddin, dikutip dari TribunTimur.

Adapun ijab kabul dilakukan menggunakan bahasa Inggris.

(TribunWow.com/Lailatun Niqmah)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.