TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) telah memutuskan untuk menunda pemindahan Fakultas Vokasi di Kampus Wates. Adapun rencana itu sempat menimbulkan keresahan warga sekitar yang menggantungkan ekonomi dari aktivitas mahasiswa.
Kepala Kantor Humas dan Protokol UNY, Basikin mengatakan keputusan itu diambil berdasarkan hasil pembahasan jajaran rektorat.
"Berdasarkan Rapat Pimpinan, pemindahan Program Studi (Prodi) Kampus Wates ditunda hingga waktu yang belum ditentukan," katanya pada wartawan, Kamis (07/05/2026).
Menurut Basikin, keluhan dari warga sekitar Kampus Wates menjadi salah satu pertimbangan. Alasan lainnya adalah demi menjaga kualitas layanan akademik yang diberikan ke para mahasiswa.
Namun ia mengatakan bahwa rencana pemindahan Kampus Wates ke Kampus Gunungkidul masih sangat dinamis.
Bahkan ada peluang untuk dibatalkan sepenuhnya, namun dengan catatan khusus.
"UNY perlu dukungan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulon Progo dan masyarakat jika tidak dipindah," ujar Basikin.
Salah satu dukungan yang dibutuhkan UNY adalah pengadaan lahan untuk pengembangan Kampus Wates. Apalagi UNY berencana menjadikan Kampus Wates sebagai pusat edukasi olahraga atau Sport Education Center of Excellence.
Lahan itu dibutuhkan untuk membangun sarana dan prasarana seperti gedung dan sebagainya. Lahan itu bisa diadakan dengan skema pengadaan, seperti yang dilakukan Pemkab Purworejo, Jawa Tengah.
Sebab Basikin mengatakan Pemkab Purworejo telah memberikan hibah lahan seluas kurang lebih 10 hektare (ha) untuk pengembangan Kampus UNY di sana. Pengelolaan hibah lahan sendiri ada di Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek).
"Kebutuhan pengembangan Sport Education Center of Excellence ini sudah sangat mendesak bagi UNY," jelasnya.
Basikin meyakini pengembangan Kampus Wates akan memperluas dampak ekonomi masyarakat setempat. Seperti saat ini saja, ada sebanyak 3.500 mahasiswa yang mampu menghidupkan usaha kos-kosan hingga warung makan di sekitar Kampus Wates.
Rencana kepindahan Kampus UNY Wates turut disorot oleh Wakil Ketua Komisi X, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, MY Esti Wijayati. Ia menilai menjadi tugas Pemkab Kulon Progo dalam mempertahankan Kampus Wates agar tidak pindah.
"Pemkab harus melakukan lobi intensif dengan pihak UNY, mencari tahu apa yang menjadi kendala dan harapannya," kata Esti pada Minggu (03/05/2026).
Ia juga berjanji akan berkoordinasi dengan Kemendiktisaintek agar Kampus UNY Wates tidak dipindahkan. Bahkan kalau bisa dikembangkan untuk ke depannya.(alx)