Tiga Korban Kecelakaan Bus ALS di Muratara Dirujuk ke Palembang, Ngadiono Dievakuasi Jalur Udara
tarso romli May 07, 2026 10:27 PM

Baca juga: Teriakan Minta Tolong Perlahan Hilang, Warga Muratara Dengar Ledakan Dua Kali di Bus ALS

SRIPOKU.COM, PALEMBANG – Tiga korban luka berat akibat kecelakaan maut antara bus ALS dan truk tangki di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) segera dievakuasi ke RS Bhayangkara Moh Hasan Palembang. Langkah ini diambil guna memberikan penanganan medis yang lebih intensif terhadap kondisi luka bakar para korban, Kamis (7/5/2026).

Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Moh Hasan Palembang, Kombes Pol dr. Budi Susanto, menjelaskan bahwa proses evakuasi dijadwalkan berlangsung pada Jumat (8/5/2026). 

Satu korban atas nama Ngadiono (44) akan dievakuasi lewat jalur udara menggunakan helikopter karena kondisi luka bakarnya yang sangat serius.

 Sementara itu, dua korban lainnya, Jumiatun (35) dan M. Fahrul Hubaidi, akan dibawa melalui jalur darat menggunakan ambulans.

"Satu korban, Ngadiono, akan dievakuasi menggunakan helikopter karena kondisi luka derajat berbeda. Sedangkan dua korban lainnya tidak memungkinkan untuk jalur udara dan dinilai lebih aman melalui jalur darat," ujar Budhi saat memberikan keterangan pers di RS Bhayangkara Palembang.

Budhi menambahkan, keputusan merujuk ketiga korban ke Palembang didasari oleh tingginya risiko komplikasi akibat luka bakar yang mencapai kisaran 90 persen.

Penanganan di RS Bhayangkara akan difokuskan pada pencegahan infeksi serta penanganan potensi sumbatan pada jalur pernapasan korban.

"Pada luka bakar sebesar itu, risiko infeksi dan sumbatan jalur napas sangat tinggi. Oleh karena itu, diperlukan penanganan medis yang lebih komprehensif di fasilitas yang lebih lengkap," jelasnya lebih lanjut.

Hingga saat ini, ketiga penumpang bus ALS tersebut masih mendapatkan perawatan sementara di RSUD Rupit, Muratara.

Tim medis RS Bhayangkara Palembang telah disiagakan untuk menyambut kedatangan para korban guna melakukan tindakan darurat lanjutan setibanya di Palembang besok.

Baca juga: Duka Hambali Belum Berakhir: Identifikasi Bela Membutuhkan Pakaian Cucunya yang Belum Dicuci

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.