TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU- Meskipun kalah dari Bekasi City di pekan ke-27 atau pertandingan terakhir Liga 2 musim 2025/2026, namun PSPS Pekanbaru patut berbangga.
Askar Bertuah (julukan PSPS Pekanbaru) tidak hanya pulang dengan tangan hampa saja. Ada penilaian positif yang diberikan oleh Liga 2 usai laga PSPS Pekanbaru vs Bekasi City.
Apa yang didapatkan PSPS Pekanbaru meski mereka dikalahkan oleh Bekasi City?
Seperti diketahui, PSPS Pekanbaru datang ke stadion Patriot Candrabhaga menghadapi tuan rumah Bekasi City, Sabtu 2 Mei 2026. Itu merupakan pertandingan terakhir Liga 2 musim ini.
Pekan ke-27 itu sejatinya menjadi pertandingan yang menarik dan penuh antusias. Bagaimana PSPS Pekanbaru mampu bermain apik lewat gelontoran gol yang mereka ciptakan .
Bahkan, bisa saja laga berakhir imbang. Sayangnya pertandingan yang awalnya imbang jadi masalah ketika Douglas Cruz mendapat kartu merah di babak kedua.
Dalam posisi kalah jumlah pemain, nyatanya PSPS Pekanbaru masih memberikan perlawanan. Permainan ngotot yang ditunjukkan skuat PSPS Pekanbaru membuat laga masih seru.
Namun, akhirnya PSPS Pekanbaru harus mengakui keunggulan Bekasi City dan menyudahi pertandingan jadi 3-2 untuk tuan rumah.
Kalah bukan berarti permainan PSPS Pekanbaru jelek. Pasukan Aji Santoso ini justru tampil baik. Padahal sejumlah pemain yang diturunkan merupakan pemain lapis dua.
Keputusan yang diambil Aji Santoso untuk melihat performa pemain kedua PSPS Pekanbaru. Bagi Aji Santoso, menurunkan pemain kedua bukan pilihan yang sulit.
Karena baginya semua pemain sama. Peluang untuk menampilkan kemampuan dibuka lebar-lebar. Tinggal sejauh mana pemain bisa memanfaatkan peluang dengan kontribusinya.
Lewat permainan agresif itulah kemudian PSPS Pekanbaru tetap mendapat apresiasi oleh Liga 2 pada pertandingan pekan ke 27 itu.
Penghargaan yang secara individu menyasar satu pemain PSPS Pekanbaru. Dia adalah Asir Asiz. Penyerang PSPS Pekanbaru yang memang sudah jadi andalan.
Liga 2 menghitung, Asir Asiz telah melakukan permainan yang baik. Meskipun ia masuk di babak kedua. Namun, masuknya Asir Asiz di babak kedua, sedikit banyak merubah permainan.
Apa yang ia lakukan selama di lapangan yang kemudian mendapat penilaian oleh Liga 2. Asir Asiz masuk sebagai pemain dengan jumlah passing terbanyak.
Ia bahkan dibandingkan dengan Andik Vermansyah dan Riko Simanjuntak. Dua pemain Timnas ini ternyata hanya bisa unggul tipis dari Asir Asiz dalam hal passing.
Pekan ke 27, Liga 2 mencatat, Asir melakukan 18 kali passing yang akurat. Sedangkan Riko Simanjuntak berada di puncak dengan 21 passing. Andik Vermansyah juga melakukan 21 kali passing.
Jadi, dengan penghargaan yang diberikan Liga 2 pada Asir Asiz tentu saja memberikan motivasi tersendiri bagi PSPS Pekanbaru yang dikalahkan Bekasi City di pekan ke 27.
Bagi Asir Asiz, penghargaan sebagai pemberi passing terbanyak di pekan ke 27 adalah satu dari apreasiasi yang diarahkan kepadanya.
Asir Asiz merupakan top skor bagi PSPS Pekanbaru dengan 11 gol. Ia juga pemberi asist terbanyak bagi klub dengan delapan kali. Itu melengkapi prestsinya lewat permainan apiknya di musim ini.
(Tribun Pekanbaru/Budi Rahmat)